Tumbuh Kembang Anak yang Baik

Memiliki pertanyaan seputar tumbuh kembang anak? Sobat perlu tanyakan pada dokter agar langsung mendapat jawaban terpercaya. Tuliskan pertanyaan Sobat secara lengkap untuk membantu tim dokter TanyaDok menjawab dengan lebih baik. Atau baca dulu artikel terkait.

Tanya Dokter di Sini:

Artikel Terkait:

 

Semua orang tua pasti mendambakan anaknya bertumbuh dan berkembang dengan optimal. Namun bagaimanakah tumbuh kembang anak yang baik itu? Mari kita lihat dulu arti kata tumbuh dan kembang. Bertumbuh adalah bertambahnya ukuran seperti panjang atau tinggi badan, berat badan, lingkar kepala, dan lain sebagainya yang dapat diukur dengan satuan. Sedangkan berkembang adalah pematangan fungsi-fungsi yang menunjang kehidupan seperti fungsi gerak, perasa, kognisi, dan sosial. – Tanya Dokter tentang kondisi tumbuh kembang anak Sobat

Mungkin sebagian besar orang berpendapat bahwa dibutuhkan nutrisi yang lengkap agar anak dapat tumbuh besar dan sehat terutama dalam masa emas (Golden Period) pertumbuhannya yakni 5 tahun pertama kehidupan. Namun apakah makan saja cukup untuk mencapai perkembangan fungsi kognisi dan sosial yang optimal?

Ternyata jawabannya tidak sesederhana itu. Manusia adalah makhluk multidimensional yang dapat dilihat dari berbagai sudut pandang dan menurut Eduart Spranger (1950), manusia memiliki aspek kehidupan jasmani dan rohani. Pendapat ini didukung pula oleh psikolog asal Amerika Serikat, Howard Gardner, yang mengatakan bahwa manusia memiliki 7 kecerdasan yang terdiri dari kecerdasan logis, bahasa, interpersonal, fisik, visual, dan intrapersonal. Kecerdasan interpersonal dan intrapersonal inilah yang kita sebut sebagai kecerdasan emosional. Oleh karena itu, kebutuhan tumbuh kembang anak  tidaklah cukup hanya nutrisi saja, namun diperlukan hal yang lebih holistik, yakni asah, asih, dan asuh. – Tanya Dokter bagaimana melatih kecerdasan dan membentuk anak Sobat

asah asih asuh 2Asah, asih asuh; sebuah ungkapan yang tidak asing di telinga bukan? Namun apakah kita sudah benar-benar yakin dan mengerti tentang arti dan cara memberikannya?

Asah – Mengasah anak berarti merawat anak dengan memberikan stimulasi untuk mengasah dan merangsang kemampuan yang dimiliki. Stimulasi yang diberikan haruslah terarah dan sesuai tahap kehidupan agar dapat mengoptimalkan dan memperkuat tumbuh kembang. Hasil yang lebih optimal dapat diperoleh apabila stimulus dilakukan pada usia emas yakni 5 tahun pertama kehidupan. Mengapa demikian? Karena ternyata pada rentang waktu inilah 80% perkembangan otak anak terjadi.

Stimulus yang diberikan agar bisa merangsang perkembangan otak meliputi aspek indra seperti visual, verbal, auditori, dan taktil untuk mengembangkan semua segi pembelajaran. Anak dapat diberikan alat permainan edukatif seperti membedakan warna dan bentuk, mendengarkan lagu, mengajak komunikasi, dan lain sebagainya yang dapat memicu kreativitas dan kecerdasan, tidak hanya kemampuan sensorik dan motorik, namun juga meliputi kognisi dan sosial. – Tanya Dokter apakah Sobat sudah memberikan stimulus yang benar bagi anak

Berdasarkan penelitian, anak yang kerap kali diajak bermain dan berkomunikasi memiliki IQ dan perbendaharaan kata yang lebih banyak. Oleh karena itu, stimulasi penting diberikan. Dengan adanya stimulasi sedini mungkin diharapkan terbentuk kecerdasan, keterampilan, kemandirian, kepribadian, etika dan kreativitas yang baik. Tetapi yang perlu digarisbawahi di sini, kreativitas tidak identik dengan kebebasan saja namun juga kedisiplinan.

Asih – Selain pengasahan yang tepat, pembinaan anak sebaiknya dilandasi dengan kasih sayang untuk memenuhi kebutuhan emosionalnya. Pentingnya kontak fisik dan psikis seperti pelukan dukungan, sentuhan, belaian, dan senyuman sederhana tidak hanya dapat memperkuat hubungan batin anak dan orang tua namun juga dapat memaksimalkan perkembangan kecerdasan emosi anak. Bahkan, ketika orang tua segera merespon bayi saat menangis dapat menunjukkan kasih sayang dan rasa aman bagi sang anak nantinya. Pada dasarnya kebutuhan asih ini merupakan fondasi kehidupan yang akan datang dengan membuat anak merasa diperhatikan, dihargai, dan tanpa sadar diajak untuk berani belajar bertanggungjawab.

Asuh – Pola pengasahan yang tepat dan rasa kasih sayang tidaklah lengkap tanpa pengasuhan yang optimal. Pengasuhan di sini mencakup pemenuhan semua kebutuhan biomedis seperti asupan gizi, tempat tinggal, pakaian, perawatan kesehatan, dan lain sebagainya. Pengasuhan sejak dini yang dapat dilakukan adalah mengkonsumsi nutrisi lengkap sejak dalam kandungan, memberikan imunisasi pada anak (lihat jadwal imunisasi anak yang tepat), memantau tumbuh kembang anak, dan menjaga anak tetap sehat. Dengan pengasuhan yang tepat diharapkan pertumbuhan dan perkembangan anak dapat dicapai dengan sehat dan optimal.

Sehingga pada kesimpulannya, mengasah kemampuan anak sejak dini, dilandasi dengan cinta kasih, dengan pengasuhan yang total dan tepat adalah cara untuk mendapatkan tumbuh kembang anak yang baik.

Button Tanya Dokter 100x35

 

Sumber Pustaka

– Edmondson JC. Neuropsychiatry and behavioral neurorolgy. In: Sadock BJ, Sadock VA (editors). Kaplan & Sadock’s comprehensive textbook of psychiatry, 7th ed; 2000. Lippincott William & Wilkins.

– Wachs TD. The nature and nurture of child development. Available from: URL: http://unu.edu. (Cited June 12, 2013)

– Nur F, Maria. Hubungan pola asuh, asih, asah dengan tumbuh kembang balita usia 1 – 3 tahun. Surabaya: Universitas Airlangga; 2009.

– Kania N. Stimulasi tumbuh kembang anak untuk mencapai tumbuh kembang yang optimal. Disampaikan pada seminar “Stimulasi tumbuh kembang anak“ Bandung 11 Maret 2006.

– Makmuri SH. Pendidikan budaya lokal berlandaskan asih asah dan asuh, pendidikan yang mengasah otak dan intelegensi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah; 2007