usg-depanBisa melihat pertumbuhan buah hati dalam kandungan tentu memberikan kebahagian tersendiri bagi setiap orang tua. Melihat sang janin tumbuh dengan sehat secara langsung sering menjadi alasan untuk melakukan USG. Sering kita dengar bahwa seorang ibu hamil meminta pemeriksaan atau tanpa penjelasan yang memadai, sang dokterpun menganjurkan pemeriksaan ultrasonografi (USG). Perlukah pemeriksaan USG selama kehamilan? Banyak sekali kegunaan USG pada saat kehamilan, meski demikian masih menjadi kontroversi apakah USG merupakan permeriksaan rutin selama kehamilan atau tidak. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologist, pemeriksaan USG tidak dianjurkan untuk kehamilan yang beresiko rendah (low risk pregnancy) atau dengan kata lain pemeriksaan USG sama dengan pemeriksaan kedokteran yang lain harus ada indikasi yang jelas. Beberapa Indikasi Pemeriksaan USG Pada Kehamilan 1. Perkiraan usia kehamilan dengan tanggal hari pertama haid terakhir yang tidak pasti atau verifikasi tanggal untuk wanita yang akan melakukan persalinan sesar berulang, induksi persalinan, atau aborsi elektif. 2. Evaluasi pertumbuhan janin. 3. Perdarahan vagina tanpa sebab yang jelas. 4. Menentukan letak janin. 5. Dicurigai kehamilan kembar. 6. Sebagai tambahan amniosentesis. 7. Ukuran rahim yang signifikan/ketidaksesuaian usia klinis. 8. Massa pelvis. 9. Dicurigai kehamilan molar. 10.Dicurigai kehamilan ektopik. 11.Tambahan prosedur khusus, contoh: cerclage 12.Dicurigai kematian janin. 13.Dicurigai abnormalitas rahim. 14.Lokalisasi alat kontrasepsi dalam rahim. 15.Evaluasi biofisik dari janin yang baik. 16.Observasi saat persalinan. 17.Dicurigai polihidramnion atau oligohidramnion. 18.Dicurigai abrupsio plasenta. 19.Tambahan versi luar dari letak sungsang ke letak kepala. 20.Perkiraan berat janin dan atau memperlihatkan ketuban pecah dini dan atau persalinan sebelum waktunya. 21.Nilai serum alfa-fetoprotein yang tidak normal. 22.Menindaklanjuti observasi kelainan janin yang teridentifikasi. 23.Menindaklanjuti evaluasi lokasi plasenta untuk plasenta previa yang teridentifikasi. 24.Riwayat kelainan kongenital sebelumnya. 25.Evaluasi serial pertumbuhan janin dengan kehamilan kembar. 26.Evaluasi kondisi janin dalam asuhan sebelum persalinan yang terlambat. American College of Obstetricians and Gynecologist (1993) Bagaimanakah USG bekerja? Ultrasonografi adalah metode pencitraan dengan menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi yang melampaui batas-batas pendengaran manusia untuk menghasilkan gambaran struktur di dalam tubuh. Gelombang suara yang dipancarkan oleh probe akan dipantulkan kembali bila mengenai struktur tubuh tertentu seperti tulang atau jaringan tubuh, dan pantulannya akan ditangkap oleh penerima (receiver) yang terdapat pada probe juga. Gelombang tersebut diolah menjadi gambar yang dapat dilihat pada sebuah monitor. Apa yang akan anda alami selama pemeriksaan ? Apabila anda diminta untuk menjalani pemeriksaan USG maka anda perlu mempersiapkan diri, anda mungkin diminta untuk minum yang banyak agar kandung kemih terisi penuh. Hal ini akan mempermudah untuk melihat rahim anda. Namun ada juga yang tidak diminta minum banyak seperti pada kehamilan bulan ke 2 sampai ke 3 atau bila menggunakan transvaginal ultrasound. Transvaginal ultrasound sebenarnya sama dengan alat USG biasanya (transabdominal ultrasound) hanya yang membedakannya, pada transvaginal ultrasound memiliki ukuran probe kecil yang dapat dimasukan ke dalam liang kemaluan wanita (vagina) dan berfrekuensi tinggi ( 5-7 MHz). Salah satu keunggulannya adalah mampu mendeteksi kehamilan lebih dini. Anda akan diolesi semacam jelly untuk menghilangkan jarak antara transduser dengan tubuh sehingga menghasilkan gambar yang lebih baik. Kemudian perut anda mulai "dijelajahi" oleh probe. Anda bisa sedikit merasakan perasaan tidak nyaman akibat perut sedikit ditekan dengan probe. Beberapa perubahan posisi mungkin diperlukan. Jadi dokter anda dapat meminta untuk miring ke samping kiri atau kanan. Pemeriksaan ini membutuhkan waktu sekitar 20 menit dan dilakukan oleh orang yang berkompeten yaitu dokter spesialis radiologi atau dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Semua data yang diperlukan dapat disimpan dan dicetak sesuai keperluan. Berbahayakah USG bagi anda dan janin anda? Sepanjang yang diketahui oleh para ahli, sampai saat ini belum terbukti bahwa USG dapat menimbulkan kecacatan atau hal lain yang ditakutkan. Alat USG tidak memancarkan radiasi ion seperti pada alat radiologi yang lain sehingga cukup aman bagi anda maupun si kecil. USG sebagai alat penunjang medis mempunyai keterbatasan untuk mendeteksi kelainan-kelainan yang mungkin ada pada si kecil dalam kandungan. Dalam hal ini mungkin dokter anda akan meminta anda melakukan beberapa tes lain yang diperlukan. Untuk itu selalu berkonsultasi dengan dokter yang menangani anda dan jaga kehamilan anda dengan baik.