Syarat dan Ketentuan Penjawaban Fitur Tanya Dokter

Syarat dan Ketentuan Penjawaban Fitur Tanya Dokter – Dokumen Khusus Pengguna Dokter

Penjelasan mengenai layanan Tanya Dokter

  1. Layanan Tanya Dokter pada TanyaDok adalah layanan tanya jawab langsung dengan dokter yang tergabung dalam jejaring komunitas dokter TanyaDok yang bisa dilakukan melalui sistem Tanya Dokter pada situs web TanyaDok (www.tanyadok.com).
  2. Pertanyaan yang ditanyakan melalui sistem Tanya Dokter (www.tanyadok.com/tanyadokter) pada TanyaDok bisa merupakan pertanyaan privat atau terbuka yang adalah layanan gratis dari TanyaDok.
  3. Semua Pengguna layanan Tanya Dokter yang tidak memilih bertanya secara Privat secara langsung menyetujui bahwa konten beserta identitas Pengguna yang menggunggah konten dapat terlihat oleh publik. Konten yang dimaksudkan ini adalah segala informasi medis yang merupakan milik Pengguna atau pihak lain yang seharusnya menjadi kerahasiaan medis.  Risiko atas keterbukaan konten ini adalah informasi medis yang terkandung dalam konten ini bisa disalahgunakan oleh pihak lain yang dapat menyebabkan kerugian baik materi maupun nonmateri pada Pengguna.
  4. Sesuai dengan ketentuan pada poin 3 di atas maka TanyaDok dan tim dokter TanyaDok tidak bertanggung jawab atas penjagaan kerahasiaan medis Pengguna tersebut karena Pengguna sudah memberikan persetujuannya dan sudah memberitahukan informasi medis Pengguna kepada khalayak umum. Penjawaban dari pihak TanyaDok atas konten tersebut merupakan hak jawab dan pihak TanyaDok termasuk tim dokter TanyaDok dibebaskan dari kewajiban untuk menjaga kerahasiaan medis Pengguna tersebut.
  5. Pertanyaan privat yang dimaksudkan adalah pertanyaan yang diberikan ke dalam fitur TanyaDokter tanpa menampilkan nama dan data pribadi dari penanya.
  6. Untuk semua Pengguna layanan Tanya Dokter dengan pilihan Privat, TanyaDok menjamin keamanan sistem ini dengan menggunakan sistem yang khusus hanya untuk Pengguna terdaftar dan dilindungi dengan kata sandi yang unik untuk masing-masing pemilik akun. TanyaDok juga menjamin kerahasiaan medis untuk semua Pengguna layanan Tanya Dokter Privat.
  7. Adanya tindakan peretasan oleh karena kelalaian Pengguna adalah tanggung jawab para pemilik akun TanyaDok. TanyaDok tidak akan bertanggung jawab atas hal ini dan berhak untuk dibebaskan dari segala tuntutan dan ganti rugi yang terjadi di kemudian hari.
  8. Semua ketentuan dan panduan yang tertulis dalam dokumen ini dapat diubah atau diperbaharui oleh TanyaDok atau Atoma tanpa sebelumnya memberitahukan kepada Pengguna. Pada saat terdapat pembaharuan atau perubahan atas syarat dan ketentuan, maka syarat dan ketentuan yang berlaku adalah yang semua syarat dan ketentuan yang tertulis pada dokumen terkini. Adanya perubahan atau pembaharuan ini akan disosialisasikan oleh TanyaDok kepada Pengguna dokter melalui surat elektronik dan sistem pesan privat TanyaDok ke masing-masing akun Pengguna Dokter.
  9. Pengguna berkewajiban untuk membaca semua pemberitahuan dan perubahan atau pembaharuan yang dikirimkan oleh TanyaDok agar terus memperbaharui informasi mengenai ketentuan dan panduan standar penjawaban Tanya Dokter. Apabila Pengguna tetap menggunakan TanyaDok dan fitur-fiturnya maka secara langsung Pengguna sudah menyetujui untuk tunduk pada perubahan atas syarat dan ketentuan terkait Ketentuan dan Panduan Standar Penjawaban Tanya Dokter Khusus Pengguna Dokter.
  10. Bagi Pengguna Dokter yang tidak menyetujui syarat dan ketentuan yang tertulis dalam dokumen ini maka Pengguna Dokter diharapkan untuk tidak menggunakan TanyaDok dan fitur-fiturnya. Bagi semua Pengguna Dokter yang sudah membaca dokumen ini dan tetap menggunakan TanyaDok dan fitur-fiturnya maka secara langsung Pengguna menyetujui untuk tunduk atas semua syarat dan ketentuan yang tertulis dalam dokumen ini.

 

Ketentuan Umum

  1. Kualifikasi dokter yang menjawab Tanya Dokter adalah dokter atau dokter gigi yang sudah memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang dikeluarkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) atau tanda bukti sementara Surat Tanda Registrasi (dokter umum yang sudah disumpah namun masih dalam masa internship) yang masih berlaku.
  2. Jenis pertanyaan yang dilayani adalah pertanyaan terkait kesehatan dan medis yang berunsur promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Informasi lainnya yang masih berhubungan dengan informasi kesehatan lainnya hanya akan dijawab bila informasi jawaban adalah informasi yang dapat diakses publik, misalnya pertanyaan mengenai alamat rumah sakit terdekat yang melayani Kartu Jakarta Sehat. Pertanyaan yang jawabannya mengandung unsur opini dan mengandung informasi yang tidak bisa disebarluaskan kepada publik tidak akan dijawab oleh dokter, misalnya dokter spesialis mata yang terbaik se-Jakarta.
  3. Pertanyaan hanya dilayani dalam Bahasa Indonesia.
  4. Pertanyaan akan dilayani sesuai dengan kompetensi dokter penjawab.
  5. Terkait jawaban pertanyaan yang sebelumnya dilakukan literature searching terlebih dahulu, harap perhatikan tanggal posting jurnal atau literatur karena kalau sudah terlalu lama, dikhawatirkan informasinya sudah tidak relevan.
  6. Jawaban atas pertanyaan TIDAK akan memberikan diagnosa kerja atau diagnosa pasti. Diagnosa yang bisa dituliskan hanyalah berupa perkiraan diagnosa atau kemungkinan diagnosa banding.
  7. Jawaban atas pertanyaan TIDAK akan memberikan terapi definitif dalam bentuk obat-obatan ataupun tindakan medis karena TIDAK ada diagnosa kerja atau diagnosa pasti.
  8. Jawaban hanya bisa memberikan saran atau nasehat.
  9. Jawaban TIDAK BOLEH mempromosikan atau menjelekkan sebuah merek atau pihak tertentu.
  10. Jawaban terhadap pertanyaan terkait obat, dianjurkan untuk menuliskan obat yang ditanyakan dalam nama generiknya, BUKAN nama merek dagang.
  11. Interpretasi terhadap pernyataan yang dituliskan oleh Pengguna Dokter dalam jawaban pertanyaan adalah sepenuhnya tanggung jawab dari Pengguna layanan Tanya Dokter pada TanyaDok. Oleh karena itu, Pengguna Dokter dan TanyaDok dan Atoma berhak untuk dibebaskan dari segala tuntutan hukum dan ganti rugi di kemudian hari.

 

Standar penjawaban Tanya Dokter

  • Saat membaca pertanyaan, analisalah:

1. Apakah pertanyaan ini pertanyaan terkait medis atau non medis?

1. Bila pertanyaan medis maka:

    • Apakah informasi yang diberikan dalam pertanyaan hanya informasi umum/luas atau informasi  yang diberikan cukup detail?
  • Bila informasi yang diberikan hanyalah informasi umum/luas, misalnya:
    • “Dok, saya mau tanya sudah 2 hari ini saya sakit perut. Kenapa ya?”
    • “Dok, anak saya sudah demam 2 hari, kenapa ya?”
    • “Kalau sering sakit kepala belakang itu minum obat apa ya?”
    • “Anak saya muntah muntah sudah 3 hari, gimana menanganinya?”

Jawablah dengan jawaban yang juga umum dan tidak mengacu pada suatu penyakit tertentu. Bila hendak mengacu pada suatu penyakit tertentu maka pilihlah penyakit yang umum dijumpai di masyarakat yang memberikan gejala seperti yang dikeluhkan. Selain itu, jawaban juga HARUS mendorong penanya untuk memeriksakan diri ke dokter untuk bisa memastikan penyakit/diagnosa penyakitnya.

Contoh jawaban:

“Dok, saya mau tanya sudah 2 hari ini saya sakit perut, kenapa ya?”

Jawab: “Sakit perut yang Sobat alami mungkin saja oleh karena sistem pencernaan Sobat mengalami gangguan. Gangguan ini bisa disebabkan oleh karena infeksi ataupun luka. Sebaiknya Sobat memeriksakan diri ke dokter agar bisa diketahui penyebab sakit perutnya.”

“Dok, anak saya sudah demam 2 hari, kenapa ya?”

Jawab: “Demam pada anak umumnya disebabkan oleh karena adanya proses infeksi. Infeksi yang dimaksudkan ini bisa karena infeksi virus atau infeksi bakteri. Sebaiknya Sobat memeriksakan anak Sobat ke dokter agar diketahui penyebab dari demamnya. Untuk sementara ini, pastikan anak Sobat cukup minum air putih agar tubuh anak Sobat tidak kekurangan cairan di saat demam.”

  • Bila informasi yang diberikan cukup detail, misalkan:
    • “Saya laki usia 30 tahun, belakangan ini sering sakit perut, terutama pagi hari. Perut kalau diisi malah jadi sakit dan sering juga mual, malah kadang bisa muntah. Ini kira2 kenapa ya? Serius ga ya?”
    • “Mau tanya kenapa ya kalau setiap kali haid, perut saya sakit sekali bahkan sering tidak bisa bangun dari tempat tidur?”
    • “Dok saya ini sering sakit kepala belakang sudah 2 minggu ini. Padahal saya pernah tensi darah dan tensi saya masih normal. Selama ini sih saya hanya minum Panadol saja. Kenapa ya Dok? Apakah karena darah tinggi? Boleh ngga ya minum Panadol terus?”

Jawablah dengan perkiraan diagnosa yang bisa diambil berdasarkan data yang diberikan oleh penanya. Berikanlah juga informasi terkait penyakit yang diperkirakan. Namun di akhir pertanyaan, tetap HARUS dicantumkan untuk memeriksakan diri ke dokter agar bisa mendapatkan diagnosa yang tepat dan pengobatan yang sesuai.

Contoh:

“Saya laki usia 30 tahun, belakangan ini sering sakit perut, terutama pagi hari. Perut kalau diisi malah jadi sakit dan sering juga mual, malah kadang bisa muntah. Ini kira2 kenapa ya? Serius ga ya?”

Jawab: “Dari gejala-gejala yang disampaikan Sobat, ada kemungkinan Sobat menderita gangguan lambung. Gangguan lambung sering disebabkan oleh peningkatan asam lambung yang dipicu dari makanan yang asam, kopi, terlambat makan dan minuman bersoda. Saran kami adalah Sobat sebaiknya mencoba untuk makan teratur dulu dan menghindari konsumsi makanan yang asam serta yang minuman yang mengandung soda. Selain itu, Sobat juga sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk bisa mendapatkan diagnosanya serta pengobatan yang tepat.”

 

“Dok saya ini sering sakit kepala belakang sudah 2 minggu ini. Padahal saya pernah tensi darah dan tensi saya masih normal. Selama ini sih saya hanya minum Panadol saja. Kenapa ya Dok? Apakah karena darah tinggi? Boleh ngga ya minum Panadol terus?”

Jawab: “Sakit kepala belakang bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab, salah satunya adalah mungkin disebabkan oleh darah tinggi/hipertensi. Penyakit darah tinggi didiagnosa dengan pengukuran tekanan darah yang lebih dari 120/80 mmHg dengan pengukuran yang dilakukan lebih dari 1 kali dengan selang pengukuran lebih dari 24 jam. Dengan adanya sakit kepala belakang yang berkurang setelah meminum paracetamol, perlu diperhatikan apakah sakit kepala belakang memang adalah sakit kepala atau headache. Paracetamol umumnya cukup aman untuk dikonsumsi asal tetap sesuai dengan dosis dan tidak memiliki riwayat penyakit gangguan hati karena paracetamol di metabolisme di hati. Saran kami, sebaiknya Sobat memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosa terkait keluhan Sobat agar bisa diobati dengan tepat.”

2. Bila pertanyaan non medis maka:

    • Analisa apakah pertanyaan non medis ini terkait apa?
      • Informasi tempat pelayanan kesehatan
      • Informasi petugas kesehatan
      • Informasi hukum kesehatan
      • Informasi tempat pembelian obat/alat kesehatan
      • Informasi harga layanan kesehatan
      • Informasi harga produk/alat kesehatan
      • Informasi lainnya yang non medis yang belum disebutkan di atas
    • Sesuai dengan ketentuan yang telah tertulis di atas, jenis pertanyaan non medis yang masih bisa dijawab oleh dokter adalah informasi terkait tempat pelayanan kesehatan dan informasi terkait petugas kesehatan tanpa memasukkan opini pribadi.
  • Setelah dilakukan analisa terhadap pertanyaan maka dilakukan penjawaban terhadap pertanyaan tersebut.

 

Panduan terhadap standar penjawaban:

  1. Mulailah dengan sapaan. Pilihan bentuk sapaan adalah sebagai berikut:
    1. Halo, Sobat <tulis nama profil penanya> ATAU
    2. Selamat pagi/siang/malam, Sobat <tulis nama profil penanya> ATAU
    3. Hai, Sobat <tulis nama profil penanya>
  2. Jawaban medis sesuai dengan pertanyaan yang ditanyakan. Dalam poin ini sebaiknya dokter dapat memberikan informasi yang lebih dari sekedar menjawab pertanyaannya saja. Dokter bisa menjelaskan/mengedukasi penanya terkait keluhan/gejala/informasi yang ditanyakan kecuali jenis pertanyaan adalah sangat spesifik, misalnya tentang alamat rumah sakit terdekat di lokasi Menteng.
  3. “Semoga jawaban ini dapat membantu Sobat.” ATAU
  4. “Semoga informasi ini bisa berguna bagi Sobat dan lekas sembuh.” ATAU
  5. “Terima kasih atas pertanyaannya dan semoga jawaban ini dapat membantu Sobat.”
  6. Selalu selipkan di akhir jawaban anjuran untuk memeriksakan diri ke dokter agar bisa mendapatkan diagnosa penyakit dan pengobatannya.
  7. Penutup dari jawaban bisa menggunakan beberapa opsi berikut ini:
  8. Jawaban pertanyaan yang mengikuti guideline HENDAKNYA mengandung minimal 30 kata. Pengecualian berlaku hanya bila pertanyaan yang ditanyakan adalah pertanyaan yang spesifik dan sulit untuk dimasukkan unsur edukasi terkait informasi medis/penyakit.