condomNikmat dan nyaman, mungkin dua hal ini yang paling dicari seseorang ketika memutuskan melakukan hubungan seks. Tidak bisa dipungkiri bahwa memang kedua hal ini yang paling menggoda bagi pasangan untuk mencoba melakukan hubungan seksual dengan segala macam variasinya. Tapi mungkin tak pernah terlintas di pikiran kita mengenai aman tidaknya seks yang mereka lakukan atau apa resikonya. Banyak yang bertanya “mengapa saya harus melakukan seks yang aman?” atau “seks yang aman itu seperti apa?”. Terlebih lagi banyak beredar mitos-mitos seks yang salah sehingga membuat seseorang keliru dalam mempersepsikan seks yang aman. Mungkin langkah pertama yang paling tepat adalah menjelaskan mengapa kita perlu melakukan seks secara aman. Seks yang aman antara lain bermanfaat:
  1. Menghindarkan diri dari penyakit terutama penyakit menular seksual (PMS), antara lain penyakit Raja Singa/Gonorrhea, siphilis, penyakit jamur, dan penyakit infeksi lainnya, serta penyakit yang menjadi momok masyarakat saat ini, yaitu HIV dan AIDS. Penyakit menular seksual ini ditularkan melalui luka (ulkus) yang infeksius, yang bila bergesekkan dengan alat kelamin pasangannya akan masuk ke dalam tubuh melalui lecet yang timbul dari pergesekan tersebut. Bisa juga menular melalui cairan, baik cairan vagina maupun semen yang infeksius, yang masuk ke tubuh pasangannya melalui luka.
  2. Menunda kehamilan yang belum diinginkan. Dengan melakukan seks yang aman, sperma pria tidak dapat menembus masuk ke dalam vagina wanita.
Kemudian pertanyaan berikutnya adalah “bagaimana melakukan seks yang aman?’. Cara yang paling murah dan mudah serta resiko pemakaiannya kecil adalah dengan penggunaan kondom. Kondom dapat dipakai baik pada pria maupun wanita dengan fungsi yang sama. Kondom pria merupakan selubung/sarung karet yang dapat terbuat dari berbagai bahan diantaranya lateks (karet), plastik (vinil), atau bahan alami (produksi hewani) yang dipasang pada penis saat hubungan seksual. Kondom terbuat dari karet sintetis yang tipis, berbentuk silinder, dengan muaranya berpinggir tebal yang bila digulung berbentuk rata atau mempunyai bentuk seperti puting susu. Keuntungan menggunakan kondom pria bila digunakan secara tepat:
  • Mencegah penularan PMS
  • Mencegah ejakulasi dini
  • Membantu mencegah terjadinya kanker leher rahim (kanker serviks) karena dapat mengurangi terjadinya iritasi akibat masuknya bahan pemicu/penyebab kanker dari luar (karsinogenik eksogen) pada serviks wanita.
  • Saling berinteraksi sesama pasangan
  • Mencegah imuno infertilitas
  • Tidak mengganggu kesehatan pemakai kondom
  • Tidak mempunyai pengaruh sistemik dalam tubuh
  • Murah dan dapat dibeli secara umum
  • Tidak perlu resep dokter atau pemeriksaan kesehatan khusus
  • Metode kontrasepsi sementara bila metode kontrasepsi lainnya harus ditunda.
Kerugian penggunaan kondom pria :
  • Efektifitas tidak terlalu tinggi
  • Cara penggunaan sangat mempengaruhi keberhasilan kontrasepsi
  • Agak mengganggu hubungan seksual karena mengurangi sentuhan langsung.
  • Pada beberapa pria dapat menyebabkan kesulitan untuk mempertahankan ereksi
  • Harus selalu tersedia setiap kali berhubungan seksual
  • Beberapa pria malu untuk membeli kondom di tempat umum
  • Pembuangan kondom bekas mungkin menimbulkan masalah dalam hal limbah.
Cara Penggunaan kondom pria :
  • kondom priaGunakan kondom setiap akan melakukan hubungan seksual
  • Agar efek kontrasepsinya lebih baik, tambahkan spermisida ke dalam kondom
  • Jangan menggunakan gigi, benda tajam seperti pisau, silet, gunting, atau benda tajam lainnya pada saat membuka kemasan
  • Pasangkan kondom saat penis sedang ereksi, tempelkan ujungnya pada glans penis (kepala penis) dan tempatkan bagian penampung sperma pada ujung uretra. Lepaskan gulungan karetnya dengan jalan menggeser gulungan tersebut ke arah pangkal penis. Pemasangan ini harus dilakukan sebelum penetrasi penis ke vagina
  • Bila kondom tidak mempunyai penampungan sperma pada bagian ujungnya, maka saat memakai, longgarkan sedikit bagian ujungnya agar tidak terjadi robekan pada saat ejakulasi
  • Kondom dilepas sebelum penis mengecil
  • Pegang bagian pangkal kondom sebelum mencabut penis sehingga kondom tidak terlepas pada saat penis dicabut dan lepaskan kondom di luar vagina agar tidak terjadi tumpahan cairan sperma di sekitar vagina
  • Gunakan kondom hanya untuk satu kali pakai
  • Buang kondom bekas pakai pada tempat yang aman
  • Sediakan kondom dalam jumlah cukup di rumah dan jangan disimpan di tempat yang panas karena hal ini dapat menyebabkan kondom menjadi rusak atau robek saat digunakan
  • Jangan gunakan kondom apabila kemasannya robek atau kondom tampak rapuh/kusut
  • Jangan gunakan minyak goreng, minyak mineral, atau pelumas dari bahan petrolatum karena akan merusak kondom.
Kondom wanita terbuat dari lateks, atau ada pula yang terbuat dari polyurthtane. Mempunyai panjang 17 cm, lebar 6-7 cm, dan mempunyai beberapa aroma tertentu untuk menghilangkan bau karet. Warnanya biasanya cerah seperti merah jambu atau bening. Bentuknya silinder, dengan ujung terbukanya berbentuk cincin, dan ujung sebelah dalamnya tertutup dan diberi spons untuk menyerap sperma. Keuntungan penggunaan kondom wanita
  • Dapat mencegah kehamilan dan menghambat penularan penyakit seksual
  • Dapat dipasang 8 jam sebelum berhubungan
  • Penis tidak harus dimasukkan penuh bila sang wanita memakai kondom
  • Bagi yang alergi terhadap lateks, dapat memilih bahan dari polyurethane
  • Pria lebih menikmati sentuhan langsung pada penisnya
  • Tidak mengganggu fungsi sistemik tubuh wanita
  • Dapat dipakai pada berbagai kondisi tubuh wanita, misalnya saat menstruasi, hamil, dan menyusui.
Kerugian memakai kondom wanita :
  • Efektifitas tergantung pemakaian yang tepat
  • Timbul kesulitan karena ujung ringnya harus selalu berada diluar vagina selama hubungan
  • Setelah kondom wanita terpasang, penting untuk memberikan sentuhan pada area genital
  • Dapat menyebabkan iritasi
  • Jika tidak diolesi pelumas, maka akan mengeluarkan bunyi yang cukup mengganggu
  • Tidak dapat digunakan pada wanita yang masih perawan karena dapat merusak selaput dara dan menimbulkan rasa sakit.
  • Harganya lebih mahal daripada kondom untuk pria
  • Harus selalu tersedia setiap kali berhubungan seksual
  • Beberapa wanita malu untuk membeli kondom di tempat umum
  • Pembuangan kondom bekas mungkin menimbulkan masalah dalam hal limbah.
Cara penggunaan kondom wanita :
  • kondom cewekTahanlah pembungkusnya dan jepit ringnya hingga memanjang dan melebar.
  • Perlahan masukkan kedalam vagina dengan memakai jari, dan tekanlah hingga menyentuh serviks, bila telah terpasang dengan benar maka anda tidak akan dapat lagi merasakan ringnya. Ingatlah bagian atas ring harus berada diluar vagina.
  • Sebelum memulai berhubungan pastikan bahwa kondom telah terpasang dengan benar lalu tambahkan pelumas yang memiliki kandungan air agar lebih nyaman dan tidak bersuara.
  • Setelah selesai berhubungan, tariklah ujung ringnya dan keluarkan.
Terlepas dari untung ruginya pemakaian kondom, kondom mungkin satu-satunya cara yang paling mudah dalam mencegah penularan penyakit menular seksual dan kehamilan. Banyak mitos salah yang beredar di masyarakat mengenai seks yang aman. Contohnya mitos yang mengatakan bila setelah selesai berhubungan seksual sang wanita melompat-lompat atau mencuci vaginanya hingga bersih, maka dapat mengeluarkan sperma dari vagina. Atau mitos yang mengatakan bila pasangan saling menggesekkan alat kelamin dengan tetap mengenakan pakaian dalam maka tidak akan hamil. Wanita masih bisa hamil meskipun sperma keluar di luar vagina. Pada prinsipnya, saat penis masuk ke dalam vagina tanpa ada selaput atau pelindung (kondom), maka resiko penularan PMS dan kemungkinan hamil menjadi lebih besar, karena sperma dapat bertahan hidup di luar tubuh dalam waktu kurang lebih 24 jam dan mempunyai kemampuan bergerak menuju ke dalam vagina sesaat setelah ejakulasi dilakukan. Saat Anda melakukan hubungan seksual tanpa pelindung dan mengeluarkan cairan, baik cairan vagina ataupun semen, saat itulah Anda menularkan kuman penyakit penyebab PMS kepada pasangan Anda. Karena itu penggunaan kondom sangat penting dalam mencegah penularan penyakit menular seksual dan mencegah kehamilan yang belum diinginkan. Seks yang aman bukanlah hal yang susah bila Anda mempertimbangkan keselamatan Anda dan pasangan Anda. Jadi, safe sex..why not?? Referensi: pikas.bkkbn.go.id