Banyak pasangan yang bercerai hanya karena tidak ada kepuasan seksual dalam hidup pernikahannya. Sang suami mengeluh bahwa istrinya tidak lagi mau bercinta dengannya dan sang istri berkilah bahwa suaminya seperti orang yang ketagihan dan terus - menerus meminta jatah bercinta. Apakah hal ini pernah terjadi dalam rumah tangga Anda? Terlepas dari siapa yang salah dan siapa yang benar, ada baiknya Anda memahami dulu apakah yang sebenarnya terjadi dalam kasus - kasus demikian, mungkin saja istri Anda adalah salah satu di antara banyak wanita di dunia ini yang mengalami frigiditas.
Apakah Frigiditas itu?
Frigiditas adalah suatu keadaan saat seorang wanita tidak bisa menikmati orgasme melalui berbagai macam teknik perangsangan seksual atau singkatnya, hilangnya libido seorang wanita untuk melakukan hubungan seksual. Frigiditas juga memasukkan kondisi penghindaran hubungan seksual (sexual aversion disorder) dan kondisi yang menyebabkan rasa sakit saat berhubungan seks (sexual pain disorder).
Dalam hal ini harus dibedakan antara asexualitas dengan frigiditas. Asexualitas adalah suatu kondisi yang ditandai dengan tidak adanya keinginan seseorang untuk mejalin hubungan cinta. Terminologi ini bisa juga dipakai bagi mereka yang tidak memiliki hasrat untuk melakukan hubungan sexual yang termasuk di dalamnya stimulasi sexual misalnya masturbasi. Jadi asexualitas lebih ditandai dengan keacuhan seseorang untuk menjalin suatu hubungan sedangkan orang yang frigiditas belum tentu ia asexual karena umumnya mereka masih terdorong untuk menjalin hubungan cinta.
Frigiditas yang oleh karena menurunnya libido seorang wanita untuk melakukan seks, secara fisiologis didapat beberapa gejala di bawah ini:
  • Ketiadaan atau berkurangnya lubrikasi vagina
  • Ketiadaan atau berkurangnya pelebaran atau pemanjangan vagina
  • Penurunan pembesaran klitoris (hal ini analog dengan peristiwa ereksinya penis pada pria)
  • Penurunan sensasi di daerah genital atau puting payudara
Oleh karena hal - hal tersebut di atas maka umumnya keluhan sang wanita yang mengalami frigiditas adalah tidak mengalami orgasme dan tidak dapat menikmati hubungan seks tersebut serta banyak wanita yang menderita frigiditas ini mengeluh sakit saat melakukan hubungan seksual yang adalah akibat dari keringnya lubrikasi vagina.
Apakah yang menyebabkan Frigiditas?
Penyebab frigiditas sampai saat ini masih belum dapat ditentukan secara pasti dan banyak ahli yang berpendapat bahwa sebagian besar kasus - kasus frigiditas adalah sebagai akibat multi-faktorial yang kompleks dan tidak ada satu penyebab mencolok yang menyebabkannya. Namun, secara garis besar bisa dibagi menjadi dua kelompok penyebab, yaitu:
1. Kondisi fisik dan non-emosional yang menyebabkan turunnya libido wanita sehingga ia enggan melakukan hubungan seks, misalnya menurunnya lubrikasi alamiah vagina sebagai akibat dari singkatnya waktu perangsangan atau foreplay atau sebagai akibat dari kekurangan hormon estrogen baik yang diderita semenjak muda atau akibat dari peristiwa menopause. Keringnya kondisi vagina atau vaginal dryness ini kemudian akan menyebabkan sakit saat berhubungan seks atau dalam terminologi kedokteran dikenal sebagai dyspareunia.
Dyspareunia ini juga bisa timbul bila ada luka atau trauma pada vagina (hal ini umum terjadi pada wanita yang baru saja melahirkan per vaginam), adanya infeksi di daerah vagina atau vulva, infeksi saluran kemih, abnormalitas vagina misalnya vagina yang sempit. Spasme dinding vagina yang terjadi involunter saat melakukan seks atau dikenal dengan vaginismus juga dapat menyebabkan dyspareunia. Kondisi lainnya yang juga termasuk penyebab frigiditas dalam golongan ini adalah:
  • Penyakit kronis atau penyakit akut yang menyebabkan gangguan hormon, misalnya terjadinya gangguan pada kelenjar pituitari, kelenjar adrenal atau hipotiroid.
  • Gangguan pada sistem saraf pusat, misalnya pada cedera tulang belakang atau penyakit multiple sceloris
  • Konsumsi alkohol yang berlebihan
  • Penyalahgunaan obat - obatan, misalnya pada penggunaan ganja, kokain, narkotika, obat tidur, obat - obat sedatif, obat - obat hipnotik dan zat - zat halusinogen.
2. Kondisi emosional si wanita yang akhirnya menyebabkan frigiditas, misalnya:
  • Stress
  • Depresi
  • Ketakutan akan hamil, ketakutan akan hubungan seksual atau bisa disebut sebagai erotophobia, kecemasan yang berlebihan akan rasa sakit saat melakukan seks
  • Rasa bosan akan hubungan seks
  • Adanya konflik atau rasa ketidakpuasan terhadap pasangan
  • Rasa malu atau rasa bersalah saat melakukan hubungan seks
  • Trauma akan hubungan seks setelah mengalami pelecehan seksual di masa lalu
Apa yang harus dilakukan?
Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa frigiditas umumnya adalah akibat suatu masalah dari berbagai macam faktor yang tidak hanya faktor secara fisik saja, namun juga termasuk di dalamnya akibat dari faktor emosional dan bahkan faktor sosial, maka dalam penanganan masalah frigiditas ini membutuhkan waktu dan kesabaran serta pengertian dari pasangannya untuk mau mendengarkan keluhan sang wanita.
  1. Bila ternyata sumber permasalahan adalah akibat dari penyakit yang sedang diderita maka penyelesaian terbaik adalah dengan menyembuhkan penyakit tersebut.
  2. Umumnya keluhan adalah dyspareunia, bila rasa sakit ditimbulkan oleh karena penyakit, misalnya infeksi pada vagina atau vulva maka segera obati penyakit tersebut. Namun, bila tidak ada penyakit yang mendasarinya dan rasa sakit disebabkan karena keringnya vagina maka mungkin perlu dilakukan uji kadar hormon, bila ternyata kadar hormon estrogennya berkurang maka terapi paling tepat adalah dengan pemberian suplemen hormon estrogen ditambah dengan pemberian lubrikasi tambahan saat melakukan hubungan seks. Hal ini juga dapat digunakan untuk menangani wanita yang sudah menopause dan mengeluhkan kekeringan vagina.
  3. Keluhan vaginal dryness atau keringnya vagina saat melakukan hubungan seks yang tidak didasari oleh suatu penyakit atau gangguan hormon, perlu dicurigai sebagai adanya ketidakpuasan dalam stimulasi seksual yang dilakukan oleh pasangannya sehingga si wanita sama sekali tidak terangsang dan otomatis juga tidak timbul mekanisme pelumasan vagina oleh cairan vagina. Sebagian besar kasus termasuk dalam golongan ini dan umumnya penyebabnya adalah faktor emosional. Komunikasikanlah dengan pasangan, saling terbuka dan jujur satu sama lain mengenai ketidakpuasan tersebut, selesaikanlah konflik yang ada antara Anda dan pasangan dan bila perlu berkonsultasilah ke dokter atau psikolog.
  4. Beberapa kasus frigiditas yang berat adalah sebagai akibat trauma sang wanita terhadap hubungan seks. Hal ini umunya disebabkan oleh trauma pasca pelecehan seksual baik ia sebagai korban langsung maupun tidak langsung, dalam arti si wanita menyaksikan wanita lain, misalnya ibunya, mengalami penyiksaan seksual. Wanita dengan erotophobia juga termasuk dalam kasus ini. Penanganan kasus ini sebaiknya meminta bantuan ahli, misalnya dokter atau psikolog.
  5. Frigiditas yang disebabkan oleh depresi, stress atau kecemasan dapat ditangani dengan melakukan konseling dengan dokter atau psikolog. Bila diperlukan medikasi maka obat dapat diberikan, misalnya untuk menangani depresi diberikan obat anti depresi.
  6. Frigiditas yang disebabkan oleh konsumsi alkohol secara berlebihan dan penyalahgunaan obat - obatan dapat diatasi dengan memberhentikan konsumsi alhokol dan penggunaan obat - obatan tersebut. Bila diperlukan bisa meminta bantuan ke lembaga terapi ketergantungan terhadap obat - obatan dan alkohol.
Tips dan trik untuk menghindari frigiditas
  1. Selalu saling terbuka dan jujur mengenai masalah seksualitas. Komunikasikanlah ketidakpuasan yang dirasakan saat melakukan hubungan seksual.
  2. Variasikanlah teknik bercinta untuk mencegah timbulnya kebosanan. Variasi dapat dilakukan mengganti posisi bercinta, mencari suasana baru dengan melakukan seks di tempat lain selain kamar tidur atau selain di rumah.
  3. Perpanjang waktu untuk melakukan foreplay, kenalilah daerah - daerah erotis pasangan dan bermainlah dengan zona - zona tersebut untuk membangkitkan gairah pasangan Anda.
  4. Gunakan lubrikasi tambahan bila diperlukan, jangan tunggu sampai terjadi nyeri.
  5. BIla masalah tidak juga teratasi, jangan ragu untuk segera meminta bantuan ahli.
Semoga dengan artikel ini membantu Anda dan pasangan Anda untuk mengerti satu sama lain dan keharmonisan tetap terjaga! Referensi:
http://en.wikipedia.org/wiki/Asexuality http://en.wikipedia.org/wiki/Female_sexual_arousal_disorder The Fire Is Gone Out: When the sex drive is out by Barrington H. Brennen http://www.soencouragement.org/ http://en.wikipedia.org/wiki/Sexual_dysfunction http://en.wikipedia.org/wiki/Sexual_arousal_disorder http://www.whitelotuseast.com/Frigidity.htm http://www.whitelotuseast.com/FemaleOrgasm.htm http://www.moondragon.org/obgyn/disorders/sexdysfemale.html