Mungkin di benak semua orang, seorang penderita kanker hanya mementingkan penyakit kankernya. Bagaimanakah hidupnya esok? Akankah dia masih hidup besok? Tetapi benarkah hanya kanker saja yang dipikirkannya? Bagaimanapun seorang penderita kanker tetaplah manusia biasa dengan segala keinginan manusiawi, termasuk keinginan untuk bercinta dengan pasangannya. Disini masalah-masalah kecil muncul. Apakah si penderita pada dasarnya ingin tetapi takut? Atau justru pasangannya yang menolak dengan alasan tidak mau "tertular" kanker? Apakah memang hubungan intim diperbolehkan bagi penderita kanker? Sejumlah alasan tersebut yang mendasari kebimbangan tersendiri bagi penderitanya. Perlu diketahui, umumnya penderita kanker tidak memiliki masalah dalam melakukan hubungan intim. Mungkin sebagian orang takut dirinya akan "tertular" jika berhubungan dengan penderita kanker. Anggapan yang keliru! Seks dengan penderita kanker cukup aman. Seks tidak akan membuat kanker menjadi lebih parah atau meningkatkan risiko kambuhnya kanker. Selain itu, kanker tidak menular ataupun berpindah kepada orang lain. Jikalau pasangannya terkena kanker pada akhirnya, hal tersebut lebih disebabkan karena penyakit lain dalam tubuhnya, seperti infeksi menular seksual yang pada akhirnya dapat mencetuskan kanker. Tentu saja, karena kanker sendiri adalah kondisi khusus, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan hubungan seks dengan pasangan. Berikut ini penjelasannya.