[caption id="attachment_16017" align="alignright" width="225"] dr. Jimmy Panji Wirawan[/caption] Sobat TanyaDok selamat datang di dokumentasi tanya jawab tentang kesehatan organ reproduksi wanita dengan topik : "Brazilian Wax dan Spa Vagina.. Sekedar Trend atau Memang Perlu?" bersama dengan dr. Jimmy Panji Wirawan. Beliau adalah seorang dokter dengan perhatian mendalam tentang kesehatan reproduksi wanita. Saat ini beliau dalam tingkat akhir pendidikan spesialis Kebidanan dan Kandungan. Tanya jawab ini telah berlangsung pada hari Jumat, 22 Juni mulai pukul 16.00 - 18.00 WIB. Tanya jawab kali ini dapat diakses dari 3 tempat yakni di www.tanyadok.com/100persenwanita, www.100persenwanita.com dan  www.facebook.com/100persenwanita.  

Brazilian Wax dan Spa Vagina

Apa yang dimaksud dengan Brazilian Wax, dok? Salam sehat, sobat. Brazilian wax, jangan diartikan secara harafiah. Ini adalah praktek menghilangkan bulu pada daerah tertentu tubuh. Brazilian Wax ini adalah teknik yang digunakan utk menghilangkan bulu pubis dengan menggunakan lilin (wax). Dengan teknik ini dipercaya bulu pubis dapat hilang sehingga daerah kewanitaan menjadi mulus.   Jika dibersihkan semua rambut-rambut nya, baik atau tidak untuk kesehatan Miss V, dok? Salam sehat, sobat. Sebenarnya tidak masalah jika rambut tersebut dicukur. Sama seperti seseorang yang rambutnya botak, apakah dia sehat atau tidak? seharusnya tidak masalah. Nah, menjadi masalah jika cara mengurangi rambut tersebut menggunakan alat tertentu yang tidak terjamin kebersihannya dapat terjadi infeksi.   Sore, dok. Saya sedang hamil 7 bulan, selama dalam masa kehamilan saya mengalami kesulitan untuk mencukur bulu halus di sekitar vagina saya. Saya mau minta tolong suami tapi takut tidak bersih dan tidak rapi. Mau ke salon tapi malu karena kemungkinan dilihat orang lain selain suami. Sebaiknya bagaimana ya dok? Salam sehat sobat, kami doakan agar kehamilannya sehat senantiasa. Kami mengerti kesulitannya dan jawabannya adalah: buat apa dibuat susah? tidak perlu dicukur jika menyulitkan. Sepanjang kebersihan daerah kewanitaan dijaga, pencukuran rambut kemaluan dilakukan atau tidak, tidak masalah.  Saat melahirkan normal, bulu tersebut tidak perlu dicukur. Jika sobat tidak betah jika tidak dicukur, bisa disikapi dengan meminta bantuan saudara terdekat atau seseorang yang sobat percaya untuk membantu sobat.   Bagaimana dengan ratus? Apakah uap-uap yang mengandung herbal-herbal tersebut baik bagi kesehatan Miss V atau justru mengganggu? Bagaimana dengan kesehatan rahim itu sendiri jika sering melakukan ratus? Untuk ratus atau spa vagina, hal ini masih menjadi perdebatan. Seperti sudah kami tuliskan dalam artikel kami, spa vagina adalah praktek menggunakan rempah maupun herbal tertentu yang diuapkan pada daerah kewanitaan, tujuannya untuk membantu menjaga kelembaban daerah tersebut dan diyakini dapat membantu menambah keharuman maupun kebersihan daerah tersebut. Benar atau tidaknya sulit untuk dijawab. Hal ini sangat bergantung pada jenis rempah yang digunakan. Beberapa herbal tertentu memang sudah terbukti memiliki efek emolien (melembabkan) atau efek mengeringkan lapisan kulit. Kesalahan penggunaan emolien pada daerah vagina yang sudah terlalu lembab pastinya membawa masalah kesehatan yang baru. Hingga saat ini penggunaan spa vagina masih belum mendapat tempat pada kedokteran modern. Hal ini boleh dilakukan, namun perlu diingat jika dilakukan terlalu sering, ditakutkan kondisi kelembaban maupun lingkungan alami daerah kewanitaan tersebut dapat terganggu.