Wanita yang banyak merokok saat kehamilannya, selain dapat menyebabkan gangguan perkembangan janin, ternyata anak perempuannya kelak akan mengalami menstruasi lebih awal. Hal ini dikemukakan dalam Hum Repro November lalu. Hal ini juga akan terjadi pada wanita yang sempat merokok saat kehamilannya dan memutuskan berhenti. Menurut penelitian tersebut, anak perempuan yang mana ibunya merokok paling tidak 10 batang per hari selama hamil, akan memulai menstruasi 3 sampai 4 bulan lebih awal dari sebayanya. Dr. Gayle Windham menyebutkan, "Memang perubahan ini tampaknya sepele dan tidak begitu membuat perbedaan yang berarti. Namun bila hal ini terjadi pada populasi yang besar tentunya akan memberi dampak." Penelitian tersebut juga menyebutkan bahwa wanita yang lebih awal menstruasi memiliki risiko tinggi terjadinya masalah kesehatan pada kemudian hari, termasuk masalah penyakit jantung, kanker payudara, dan masalah paru-paru seperti asma. Dr. Anshu Shrestha menambahkan, "Menstruasi lebih awal akan mempengaruhi juga pada aktivitas seksual dan penyalahgunaan rokok serta alkohol." Faktanya yang dikumpulkan oleh penelitian tersebut di California, Amerika Serikat bahwa lebih dari 40% ibu merokok saat kehamilan dan 70% mengiyakan bahwa mereka paling tidak minum minuman beralkohol 1 kali per minggu. Jadi, jaga selalu kesehatan saat kehamilan karena akan mempengaruhi kehidupan anak Anda kelak. Disarikan dari Hum Repro. Posted November 23, 2010.