Vagina bukanlah semata-mata hanya sebuah bagian organ untuk berhubungan intim saja. Namun kondisi Miss V yang sehat juga akan membantu untuk mencerminkan apakah kesehatan secara umum juga baik. Berikut akan kami sampaikan apa saja yang bisa mempengaruhi kondisi vagina dan bagaimana menjaganya. woman-nose-mouth-636 Apa saja yang mempengaruhi kesehatan sang organ intim? Vagina adalah sebuah bagian organ reproduksi yang berbentuk saluran dengan dinding yang terdiri dari otot. Bagian organ intim ini berawal dari bagian luar organ reproduksi sampai ke pintu leher rahim atau serviks. Hal-hal berikut ini bisa mempengaruhi kondisinya:
  • Keadaan hormon. Perubahan hormonal normal pada wanita dapat mempengaruhi sang organ intim. Penurunan estrogen dapat menyebabkan penipisan vagina sehingga dapat menyebabkan nyeri saat berhubungan atau dispareunia.
  • Usia yang menua, terutama setelah menopause. Otot vagina akan kehilangan daya elastisitasnya.
  • Hubungan intim yang tidak aman. Penyakit menular saat berhubungan intim bisa menyebabkan gangguan pada organ intim ini.
  • Hubungan intim yang terlalu agresif dan gangguan panggul bisa menyebabkan cedera pada organ intim ini.
  • Produk kontrasepsi seperti spermisida dan cincin vagina dapat menyebabkan iritasi.
  • Kehamilan dan persalinan. Pada saat kehamilan terjadi perubahan hormon. Pada saat persalinan bisa saja terjadi robekan pada dinding vagina. Persalinan normal (persalinan per vaginam) juga dapat mempengaruhi kekuatan otot vagina.
  • Masalah psikis. Pada wanita yang cemas dapat menyebabkan gangguan tidak nyaman saat berhubungan intim dan menyebabkan cedera.
  Penyakit atau gangguan kesehatan yang sering terjadi Beberapa penyakit dan gangguan kesehatan bisa menyebabkan gangguan pada Miss V seperti masalah hubungan intim, infeksi penyakit menular, radang vagina (vaginitis), masalah panggul, dan beberapa masalah lokal seperto kista vagina dan kanker vagina yang jarang terjadi. Dok, apa saja tanda yang perlu saya waspadai? Anda perlu tahu bahwa jika Anda menemukan tanda-tanda atau gejala berikut ini, periksakan ke dokter:
  • Adanya benjolan pada vagina
  • Adanya rasa nyeri yang berasal dari vagina
  • Adanya perdarahan atau cairan yang keluar dari vagina
  • Adanya perubahan warna
  • Adanya bau yang tak sedap
  • Adanya perdarahan mirip haid tetapi terjadi di luar masa haid atau setelah berhubungan intim
Bagaimana menjaga agar tetap sehat? Ayo lakukan hal berikut ini:
  • Berhubungan intim aman dan setia pada pasangan.
  • Perilaku hidup bersih dan sehat. Jangan menggunakan obat semprot, parfum, sabun sembarangan pada vagina.
  • Lakukan senam Kegel. Senam ini bisa membantu mengencangkan otot vagina.
  • Vaksinasi untuk mencegah infeksi virus HPV.
  • Terus periksa keadaan Miss V secara teratur, bila ada yang dirasa berbeda, periksakan ke dokter.
Referensi
  1. Mayo Clinic. Vagina: What's normal, what's not.