Banyak pelembab yang tersedia di pasaran dengan berbagai merek dan jika Anda perhatikan ternyata pelembab tersebut ditujukan berbeda-beda tergantung dari jenis kulit Anda. Selain untuk mencegah dan memperbaiki kulit kering, pelembab juga dapat melindungi kulit sensitif, memperbaiki tonus dan tekstur kulit. Kandungan utama dari pelembab adalah bahan humectants yang berfungsi untuk menyerap air dan emollient yang berfungsi untuk melembutkan.

 

Pemilihan pelembab yang baik tergantung dari beberapa faktor, seperti : jenis kulit, usia atau kondisi kulit tertentu (jerawat). Berikut kiat-kiat memilih pelembab berdasarkan jenis kulit.

  • Kulit normal. Yang dimaksud dengan kulit normal disini adalah tidak terlalu kering dan tidak terlalu berminyak. Untuk menjaga keseimbangan kelembaban kulit secara alami, gunakan pelembab yang kandungan utamanya air, tidak terasa berminyak. Bahan yang terkandung dalam pelembab ini biasanya memiliki kandungan minyak yang ringan seperti cetyl-alcohol atau cyclomethicone.
  • Kulit kering. Untuk memperbaiki kelembaban kulit yang kering, pilihlah pelembab yang memiliki kandungan utamanya minyak, dan bahan lain seperti antioksidan, minyak biji anggur atau dimethicone, yang dapat membantu menjaga kelembaban kulit. Pada kulit yang sangat kering dan pecah-pecah, dapat dicoba pelembab dengan bahan dasar petrolatum. Mereka memiliki daya tahan lebih lama dibanding dari krim dan lebih efektif untuk mencegah air dari penguapan dari kulit Anda.
  • Kulit berminyak, cenderung untuk timbul jerawat. Meskipun berminyak, kulit masih tetap membutuhkan pelembab, terutama setelah menggunakan produk perawatan wajah untuk menghilangkan minyak dah mengeringkan kulit. Pelembab yang ringan dapat menjaga kulit Anda setelah perawatan tersebut. Pilihlah pelembab yang memiliki kandungan utamanya air dan bertuliskan “noncomedogenic”, yang artinya tidak menyumbat pori-pori.
  • Kulit sensitif. Jenis kulit ini rentan sekali terhadap iritasi, kemerahan, gatal, atau ruam. Pilihlah pelembab yang berbahan dasar lembut, seperti chamomile atau aloe; dan jangan memilih bahan dasar yang dapat menimbulkan alergi seperti wewangian atau pewarna. Serta hindari juga pelembab yang mengandung asam karena dapat mengiritasi kulit sensitif.
  • Kulit dewasa. Seiring dengan bertambahnya usia, kulit akan semakin kering karena produksi minyak akan semakin berkurang. Untuk menjaga kulit tetap halus dan lembab, pilihlah pelembab dengan kandungan utamanya minyak, seperti petrolatum. Dapat juga yang mengandung bahan lain seperti  antioksidan atau asam hidroksi alfa untuk mencegah kerutan.

 

Bagaimana untuk menemukan dan menggunakan pelembab yang ideal :

  • Berani untuk mencoba. Temukanlah pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda, sehingga kulit terasa dan terlihat lembut. Anda mungkin perlu beberapa kali mengganti pelembab dari berbagai merek sampai menemukan pelembab yang tepat.
  • Hindari paparan sinar matahari. Pilihlah pelembab yang mengandung tabir surya, sehingga tetap dapat menjaga kelembaban kulit sekaligus mencegah kerusakan akibat paparan sinar matahari.
  • Tidak perlu bermerek dan mahal. Perlu ditanamkan dalam pikiran Anda bahwa harga tidak ada kaitannya dengan efektivitas. Pelembab yang mahal bukan berarti pasti lebih baik dari pelembab yang murah.
  • Gunakan pelembab segera setelah mandi. Keringkan tubuh setelah mandi dengan cara menepuk-nepuk sehingga kulit tidak terlalu kering, kemudian segera gunakan pelembab untuk menjaga air tetap berada pada permukaan kulit
  • Gunakan pelembab pada tangan dan tubuh secukupnya. Setiap kali habis mandi, sebelum melakukan aktivitas di luar rumah pada musim dingin, dan setiap kali mencuci tangan. Karena sering kali diabaikan jika tangan sering terpapar dengan bahan kimia seperti deterjen, sabun, dan sebagainya.
  • Gunakan pelembab yang banyak minyak secara tepat. Meskipun kulit wajah sangat kering, jangan gunakan pelembab yang mengandung banyak minyak. Akan tetapi pelembab tersebut dapat digunakan pada daerah kaki dan tangan yang cenderung kering.

 

Jadi kenali dahulu jenis kulit Anda dan bijaksanalah dalam memilih pelembab. Jika suatu pelembab tidak dapat memperbaiki kondisi kulit Anda atau timbul masalah kulit setelah penggunaan pelembab, segera berkonsultasilah dengan dokter. Semoga bermanfaat, selamat mencoba.

 

 

Sumber

  • Moisturizer : Options for softer skin. Find out what moisturizers can and can't do for your skin and how to select a mosturizer that suits your needs. Last Update : august 2, 2011. Available from : http://www.mayoclinic.com/health/pelembabs/SN00042