Ingin tetap selalu cantik dan terlihat muda meskipun umur sudah mulai tua? Cegahlah penuaan dini pada kulit Anda dari sekarang. Meskipun umur Anda baru kepala 2 atau 3, hendaklah kesehatan dan kecantikan kulit selalu dijaga untuk mencegah penuaan dini sehingga Anda bisa terlihat cantik sampai tua. Artikel ini akan membahas faktor-faktor apa saja yang berperan besar dalam proses penuaan kulit dan cara pencegahannya. Apa saja faktor yang mempengaruhi penuaan kulit? Para ilmuan menggolongkan 2 faktor utama yang paling berperan dalam proses penuaan kulit (skin aging),yaitu:
  • Faktor ekstrinsik, berasal dari luar tubuh anda (seperti merokok, alkohol, nutrisi yang buruk, dan paparan sinar matahari). Faktor ini dapat dimodifikasi.
  • Faktor intrinsik, berasal dari dalam tubuh anda sendiri (tergantung faktor genetis dan seiring berjalanya waktu). Faktor ini tidak dapat dimodifikasi.
Dipercayai bahwa 80% proses penuaan kulit disebabkan terutama karena paparan sinar matahari (photoaging). Kerutan dan bercak kehitaman, terutama pada sisi kulit yang paling sering terkena pancaran sinar matahari (seperti wajah, leher, dada , sisi luar tangan) menandakan bahwa anda sudah mengalami photoaging. Proses penuaan mempengaruhi seluruh lapisan kulit mulai dari lapisan kulit terluar hingga terdalam. Pada lapisan luar kulit (epidermis) proses penuaan berpengaruh terhadap menurunnya pelepasan kulit mati sehingga kulit anda terlihat lebih kusam. Sedangkan pada lapisan kulit dibawahnya (dermis) terjadi penurunan produksi kolagen dan perkembangan jaringan elastik. Gunakan tabir surya Untuk mencegahnya gunakan antiaging cream terutama yang mengandung 3 komponen penting yaitu kolagen, elastin , dan glikosaminoglikan. Jangan lupa untuk selalu menggunakan sunblock atau tabir surya meskipun Anda seorang ibu rumah tangga yang hanya bekerja di dalam rumah, karena sinar UV (terutama UVA) tetap bisa masuk ke rumah anda melalui kaca. Gunakan sunblock 15-30 menit sebelum anda terpapar sinar matahari, kemudian diulang kembali setelah + 3 jam kemudian. Jika anda menggunakan sunblock SPF 30 misalnya, berarti sunblok itu hanya akan melindungi kulit anda selama + 300 menit, namun karena keringat dan seringnya kita menyeka wajah maka pasti akan berkurang. Oleh karena itu untuk memudahkan dalam mengingat maka disarankan setiap 3 jam anda perlu mengulang pemakaian sunblock. Banyak dari kita yang masih menggunakan sunblock hanya pada pagi hari saja sebelum berangkat kerja atau beraktifitas keluar rumah. Padahal sinar matahari yang paling harus diproteksi terhadap proses penuaan adalah ketika jam 10 siang sampai jam 4 sore. Sudahkah kulit anda terlindung dari sinar matahari dan photoaging?? Radikal bebas Radikal bebas juga berperan dalam proses penuaan. Radikal bebas ini diciptakan dari paparan sinar UV, polusi, stress, rokok, dan proses metabolic normal dalam tubuh.  Radikal bebas ini mempengaruhi gen yang mengatur kolagen dan jaringan elastin (padahal jaringan itulah yang memelihara kekenyalan dan elastisitas kulit anda). Oleh karena itu , mengkonsumsi antioksidan sangat disarankan untuk membatu mencegah proses penuaan. Ingatlah pepatah, mencegah lebih baik dari pada mengobati. Cegahlah proses penuaan sebelum anda terlanjur terlihat tua. Mencegah paparan sinar UV dengan menggunakan topi, baju berlengan panjang, kacamata,menggunakan payung di bawah terik pancaran matahari dan sunblok dapat menghambat proses skin aging. Menggunakan krim yang mengandung titanium oksida dan seng oksida juga dapat menjadi pelindung tubuh kita terhadap paparan UV. Antioksidan juga diyakini dapat memperlambat proses penuaan, terutama penuaan akibat UV. Antiaging cream dan pola hidup sehat (berhenti merokok dan alcohol) merupakan upaya pencegahan yang harus dimulai sejak dini sehingga proses skin aging dapat dicegah. Sedangkan untuk menangani proses penuaan yang sudah terlanjut terjadi maka dapat digunakan cream yang mengandung retinoid (membantu dalam pengelupasan sel kulit mati) dan hidroquinon,serta perawatan seperti peeling, mikrodermabrasi, laser, krioterapi dapat memberikan solusi yang cukup baik. Konsultasikan dengan dokter Anda  metode mana yang cocok dengan kulit dan usia anda. Selamat mencoba!   Referensi:
  • Leslie Baumann,MD. Cosmetic dermatology,2nd ed.2009. Mc graw Hill. Halm 34-45.
  • Cheryl M Burgess. Cosmetic dermatology.2005. Springer. Halm 29-37.