keputihanDi usia masa pubertas, umum sekali bagi wanita mengeluhkan lendir yang sering keluar dari organ kewanitaan. Apakah ini suatu penyakit? Tenang, tidak semua lendir atau duh vagina menunjukkan keputihan yang bersifat infeksius; dapat pula suatu proses normal (fisiologis). Diantara wanita pun, duh tubuh dapat bervariasi dari jumlahnya, warna, serta bau. Semua ini berkaitan dengan siklus menstruasi dan tentunya hygiene dari masing-masing wanita.  

Kapankah duh vagina dikatakan normal dan tidak normal?

Penyebab sekresi duh vagina dapat dibagi menjadi fisiologis (normal), bersifat infektif tapi tidak berhubungan dengan transmisi hubungan seksual, bersifat infeksi karena hubungan seksual. Sehari - hari duh vagina normal dapat disekresikan sebanyak satu sendok teh (4 milimeter) berwarna putih atau bening, tidak berbau. Duh vagina terbentuk oleh bakteri dan cairan secara fisiologis. Keputihan yang bersifat fisiologis berasal dari cairan vagina, lendir rahim, dan lendir dari kelenjar yang ada di organ kewanitaan. Beberapan keadaan bila duh vagina dikatakan normal :
  1. Berwarna putih tanpa disertai rasa gatal, umumnya terjadi sekitar 7 hari sebelum dan sesudah siklus menstruasi
  2. Lendir berwarna bening atau agak lengket akan terjadi bila sedang dalam masa subur
  3. Lendir bening atau lebih cenderung berair biasanya akan muncul bila anda dalam keadaan setelah beraktivitas berat