Ada sebuah kebahagiaan luar biasa ketika dapat menyembuhkan seseorang dari masalah gizi. Itulah yang membuat dr. Cindiawaty Pudjiaji MARS, MS, SpGK mengabdikan dirinya menjadi Dokter Spesialis Gizi Klinik. Perhatiannya terhadap dunia gizi tidaklah main-main. Dimulai dari memerhatikan kebutuhan gizi anak, hingga berusaha ikut terlibat dalam mengatasi dua masalah besar dalam bidang gizi di Indonesia. Underweight dan obesitas pada anak yang kini menjadi perhatian penting semua tenaga kesehatan, bahkan pemerintah Indonesia juga tak luput dari perhatiannya. Ia memiliki keinginan agar seluruh masyarakat bisa menerapkan gaya hidup sehat untuk dapat mengatasi dua masalah besar ini. Alumnus Spesialis Gizi Universitas Indonesia ini juga berpendapat, dengan menjalani hidup lebih sehat, maka orang akan terhindar dari risiko penyakit-penyakit yang seringkali memerlukan biaya pengobatan yang cukup besar. Salah satu cara untuk menjalani pola hidup sehat adalah dengan selalu menjaga asupan makanan, baik jenis maupun jumlah makanan yang dikonsumsi. Dengan asupan gizi yang baik, maka kualitas hidup akan menjadi lebih baik, seseorang jadi lebih sehat! Tak hanya memerhatikan masalah penyakit dan gizi, ia juga¬†banyak berperan dalam memberi semangat dan motivasi kepada pasien agar mengikuti apa yang disarankan untuk proses penyembuhan yang lebih cepat dan maksimal. Sebab, suatu penyakit akan menjadi lebih lama disembuhkan bila pengaturan gizinya buruk. Hal-hal yang ia lakukan sebagai dokter spesialis gizi klinik inilah yang membedakannya dengan seorang ahli gizi. Pendidikan gizi yang ia mulai dari ilmu dasar sebagai dokter lalu melanjutkan program spesialis gizi yang tidak didapatkan oleh seorang ahli gizi, membuatnya lebih berperan aktif dalam merawat dan menyembuhkan pasien terutama dari sisi asupan makanan yang dikonsumsi. Ia juga sering mendorong peran ibu sebagai 'ahli gizi' di rumah untuk terus memerhatikan asupan makan anak-anaknya. Beberapa kasus kurang gizi atau obesitas yang dialami oleh anak seringkali terjadi akibat kurangnya perhatian atau informasi ibu tentang gizi. Itulah sebabnya, ia banyak memberikan pesan pada orangtua, tak hanya ibu, namun juga ayah untuk terus berperan secara aktif dalam memenuhi kebutuhan gizi anak. Dengan cara memberikan figur panutan yang baik pada anak tentang makanan sehat, maka secara otomatis anak pun akan mengikuti dan secara tidak langsung kebutuhan gizi anak juga terpenuhi. Pada teman-teman satu profesi, dokter berparas cantik ini berpesan untuk terus menjalankan penyuluhan tentang gizi yang baik dan benar pada masyarakat, sehingga mereka bisa hidup jauh lebih sehat dan bisa memajukan kehidupan kesehatan bangsa.   Penulis: Gloria Safira - jurnalis TanyaDok Review oleh: Bebby Astrika, S.Gizi - editor