Tak dapat dipungkiri bahwa sebagian besar masyarakat kita sudah cukup mudah mendapatkan akses internet, terlebih melalui telepon genggam. Inipun menjadi tantangan bagi para dokter untuk membantu masyarakat mendapatkan informasi kesehatan yang tepat ditengah banyaknya arus informasi kesehatan yang belum dapat dipertanggung jawabkan kebenaran dan sumbernya. Dokter Made adalah  salah satu senior kami baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

Saat hobi dapat menjadi ajang berbagi

Bekerja sebagai satu-satunya dokter di RS Tentara Pembantu Atambua di NTT tidak menghalangi dokter satu ini untuk memberikan informasi melalui beberapa tempat di dunia maya mulai dari blog, FB fan page bahkan sampai akun twitter. Luar Biasa, inilah kesan pertama yang saya dapatkan dari pribadi beliau saat melakukan wawancara melalui akun twitter kami @tanyadok. Ya, beliau adalah dr. I Made Cock Wirawan pengasuh web blogdokter.net, FB fan page blogdokter, milis dokter umum, milis seksologi dan juga pemilik akun twitter @dokterMade dan @blogdokter. Dokter kelahiran tahun 1976 ini mengaku mulai mengenal internet pada tahun 1999 berkat hibah komputer dari bibi tercintanya. Sejak tahun 1999 beliau mulai aktif bergabung pada beberapa milis untuk mengenal lebih jauh tentang internet hingga akhirnya membuat blog sendiri pada tahun 2004. Jejaknya di dunia maya tidak berhenti sampai disini, semenjak berkembangnya media sosial, akhirnya beliaupun mulai aktif di media sosial dan menjadikannya ajang berbagi mulai tahun 2007. Pada tahun yang sama, akhirnya beliau mulai serius menulis di blognya dan menyewa domain blogdokter.net. Dan setelah 13 tahun berlalu, akhirnya dr. Made membutuhkan bantuan dari teman-teman untuk mengurus milis dan FB fan page karena sudah terlalu banyak pertanyaan dan konsultasi yang masuk kepadanya.

Dari timur Indonesia untuk tanah air

Tinggal nun jauh disana tampaknya tidak menyurutkan semangat ayah dua putri ini untuk terus berbagi. Ketika ditanya apa yang mendorong beliau begitu bersemangat untuk tetap menjawab pertanyaan yang masuk ke blog, akun twitter dan facebook dan juga menulis mengenai informasi kesehatan di tengah kesibukannya, beliau menjawab: berbagi, belajar hal-hal baru dan memiliki banyak teman sebanyak mungkin. Ya, menurut beliau berbagi dapat dilakukan dimanapun kita berada. Hobinya yang berkenaan dengan komputer memberikannya ide untuk mengembangkan menjadi sarana berbagi informasi kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Perjalanan panjang di dunia maya, berbagi berbagai ilmu baru melalu artikel dan juga menjawab konsultasi atau pertanyaan yang masuk bukannya tanpa tantangan. Saat ditanya mengenai suka dan dukanya selama ini, beliau berkata, “sukanya senang bisa membantu orang dan banyak yang terbantu walau tidak kenal, dukanya kena marah jika belum sempat jawab konsul.” Tapi nyatanya toh ini tidak menghentikan langkahnya untuk berbagi informasi kesehatan.

“Semoga banyak dokter yang membantu tidak hanya di ruang praktek”

Dengan adanya beberapa sarana pusat informasi kesehatan yang diasuhnya, dr. Made berharap semakin banyak yang terbantu. Beliau menambahkan juga kiranya semakin banyak juga yang memiliki keinginan membantu masyarakat dalam bidang kesehatan tidak hanya di ruang praktek.

Pada akhir sesi, beliau tidak lupa berpesan, “Mari kita sama-sama menjaga kesehatan karena kesehatan itu anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada kita!”