TUMOR OTAK

Pencegahan Tumor Otak

Bentuk pencegahan tumor otak memang akan menekan pengobatan tumor otak dan mengurangi risiko komplikasi tumor otak. Tingginya kasus baru kanker dan sekitar 40% dari kematian akibat kanker berkaitan erat dengan faktor risiko kanker yang seharusnya dapat dicegah.

Kenali beberapa faktor risiko tumor otak yang terdiri dari faktor risiko perilaku dan pola makan, di antaranya adalah:

  • Indeks massa tubuh tinggi;
  • Kurang konsumsi buah dan sayur;
  • Kurang aktivitas fisik;
  • Penggunaan rokok;
  • Konsumsi alkohol berlebihan;  

Faktor risiko kanker lainnya, adalah akibat paparan:

  • Karsinogen fisik, seperti ultraviolet (UV) dan radiasi ion;
  • Karsinogen kimiawi, seperti benzo(a)pyrene, formalin dan aflatoksin (kontaminan makanan), dan serat contohnya asbes;
  • Karsinogen biologis, seperti infeksi virus, bakteri dan parasit.  

Intervensi terhadap faktor risiko kanker tidak hanya bertujuan untuk menurunkan kasus baru kanker, tetapi juga menurunkan kemungkinan penyakit lainnya yang disebabkan faktor risiko tersebut. Hal ini juga terbukti telah menjadi salah satu bentuk pencegahan tumor otak. Faktor risiko penting penyakit kanker yang dapat dimodifikasi adalah:

  • Merokok, yang menyebabkan terjadinya sekitar 1,5 juta kematian akibat kanker setiap tahunnya (60% kematian terjadi di negara berpenghasilan rendah-menengah);
  • Kelebihan berat badan, obesitas dan kurangnya aktivitas fisik, yang menyebabkan 274.000 kematian akibat kanker setiap tahunnya;  Konsumsi alkohol berlebihan, yang menyebabkan sekitar 351.000 kematian akibat kanker setiap tahunnya;
  • Penularan human papilloma virus (HPV) melalui hubungan seksual, yang menyebabkan sekitar 235.000 kematian akibat kanker setiap tahunnya;  Polusi udara (di luar maupun di dalam ruangan), yang menyebabkan sekitar 71.000 kematian akibat kanker setiap tahunnya;
  • Karsinogen di lingkungan kerja, yang menyebabkan setidaknya 152.000 kematian akibat kanker setiap tahunnya.

Oleh karena itu mari kita cegah Kanker dengan menerapkan perilaku CERDIK:

CERDIK

  • Cek kesehatan secara berkala
  • Enyahkan asap rokok
  • Rajin aktivitas fisik
  • Diet sehat dengan kalori seimbang
  • Istirahat yang cukup
  • Kelola stres

Selain itu, dapat dilakukan pengecekan secara berkala dengan menggunakan alat diagnostik seperti beberapa hal ini guna melakukan bentuk pencegahan tumor otak:

  • Magnetic resonance imaging (MRI): Sebuah mesin besar dengan magnet yang terhubung dengan komputer yang digunakan untuk membuat gambar rinci daerah dalam kepala Anda. Kadang-kadang pewarna khusus (bahan kontras) disuntikkan ke dalam pembuluh darah di lengan atau tangan untuk membantu menunjukkan perbedaan dalam jaringan otak. Gambar-gambar dapat menunjukkan daerah tidak normal, seperti tumor.
  • Computed tomography (CT) scan: Mesin sinar X dihubungkan ke sebuah komputer dan mengambil serangkaian gambar rinci kepala Anda. Anda mungkin menerima bahan kontras melalui suntikan ke dalam pembuluh darah di lengan atau tangan. kontras bahan membuat daerah abnormal lebih mudah untuk dilihat.

Dokter juga dapat melakukan tes lain, seperti:

  • Uji neurologis: Dokter memeriksa lapang pandang Anda, tes pendengaran, kewaspadaan, kekuatan otot, koordinasi, dan refleks. Dokter juga memeriksa mata Anda untuk mencari pembengkakan yang disebabkan oleh tumor menekan pada saraf yang menghubungkan mata dan otak.
  • Angiogram: Dye (suatu cairan) disuntikkan ke dalam aliran darah membuat pembuluh darah di otak muncul pada x-ray. Jika tumor hadir, x-ray dapat menunjukkan tumor atau pembuluh darah yang memberi makan ke dalam tumor.
  • Spinal tap atau pungsi tulang belakang: Sebuah pemeriksaan laboratorium yang memeriksa cairan untuk sel-sel kanker atau lainnya tanda-tanda masalah. Dokter Anda dapat mengambil sampel cairan serebrospinal (cairan yang mengisi ruang di dan di sekitar otak dan sumsum tulang belakang). Prosedur ini dilakukan dengan anestesi lokal. Dokter menggunakan jarum panjang tipis untuk mengeluarkan cairan dari bagian bawah tulang belakang. Pungsi tulang belakang memakan waktu sekitar 30 menit. Anda harus berbaring selama beberapa jam setelahnya, agar tidak pusing.
  • Biopsi: Pengangkatan jaringan untuk mencari tumor sel disebut biopsi. Seorang ahli patologi melihat pada sel di bawah mikroskop untuk memeriksa sel normal. Biopsi dapat menunjukkan perubahan kanker, jaringan yang dapat menyebabkan kanker, dan kondisi lainnya. Biopsi adalah satu-satunya cara yang pasti untuk mendiagnosis tumor otak, mengetahui Grade atau tingkat apakah tumor itu, dan rencana perawatan.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...