SEMBELIT

Penyebab Sembelit

Berikut ini beberapa hal yang menjadi penyebab sembelit, antara lain:

  1. Kurangnya asupan serat harian: Serat adalah bahan makanan nabati yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan dalam tubuh. Berdasarkan analisis kimia, serat dalam makanan digolongkan menjadi dua kelompok. Kelompok pertama adalah selulosa yang merupakan polisakarida. Selulosa adalah serat yang paling banyak dijumpai pada sayuran dan buah-buahan. Kelompok kedua adalah pektin, gum dan mucilago, yang merupakan polisakarida non-selulosa. Kemampuan serat makanan sebagai laksansia tergantung dari kemampuannnya menghindari pencernaan dan absorpsi di usus halus dan menghindari metabolisme bakteri di usus besar.  Konsistensi feses juga dipengaruhi oleh serat makanan sehingga mempermudah BAB. Efektivitas serat makanan sebagai bahan pembentuk masa tergantung pada jumlah, kemampuan mengikat air, banyaknya penghancuran oleh proses fermentasi bakteri dan efektivitas produk fermentasi yang dapat meningkatkan efek laksatif.
  2. Kurangnya asupan cairan harian: Penyebab sembelit yang satu ini ditentukan oleh jumlah cairan yang dibutuhkan pada anak agar feses bertambah lunak diperkirakan 6-8 gelas per hari. Jumlah cairan yang dikonsumsi ini ternyata mempengaruhi konsistensi tinja. Penambahan cairan pada usus besar dan masa tinja membuat pergerakan usus menjadi lebih lembut dan mudah dilalui. Oleh karena itu penderita yang mengalami sembelit sebaiknya mengkonsumsi banyak cairan setiap hari yaitu sekitar tujuh gelas setiap hari.
  3. Riwayat alergi susu sapi dan pemberian susu formula berlebihan pada anak: Beberapa penelitian tentang alergi susu sapi menunjukan bahwa anak yang mengkonsumsi susu sapi atau susu formula pada usia pertama kehidupan memiliki konsistensi tinja yang padat dan merupakan salah satu faktor risiko terjadinya konstipasi. Hal ini disebabkan susu sapi membentuk calsium soaps yang berhubungan bermakna tingkat kepadatan feses sehingga anak yang mengkonsumsi susu formula memiliki tinja yang lebih padat dan dapat menimbulkan sembelit.
  4. Penyakit hipotiroid: Hipotiroidisme atau kurang akifnya kelenjar tiroid dapat memperlambat proses dan metabolisme tubuh di usus. Tidak semua orang dengan hormon tiroid yang kurang menimbulkan sembelit. Hal ini pun akhirnya menjadi penyebab sembelit.
  5. Penggunaan obat-obatan penahan sakit: Obat penghilang rasa sakit seperti golongan narkotika juga menjadi penyebab sembelit. Hal ini disebabkan karena banyak reseptor golongan narkotika dalam saluran cerna sehingga terjadi relaksasi di saluran cerna yang kemudian menghentikan kerja di saluran cerna. Beberapa penelitian menyatakan bahwa orang yang menggunakan obat penghilang rasa sakit dalam jangka waktu lama (aspirin dan ibuprofen) dapat meningkatkan risiko terjadinya sembelit.
  6. Coklat: Ada beberapa bukti yang menyatakan bahwa coklat dapat menyebabkan sembelit. Meski pada beberapa orang konsumsi cokelat justru membantu melancarkan BAB.
  7. Vitamin: Secara umum, vitamin tidak menjadi penyebab sembelit, tetapi beberapa jenis komponen seperti kalsium dan zat besi bisa jadi pemicunya.
  8. Penggunaan obat pencahar: Beberap obat pencahar bekerja dengan cara merangsang aktivitas usus. Jika digunakan dalam jangka waktu lama, obat pencahar dapat menyebabkan ketergantungan yang berarti tubuh tidak akan berfungsi dengan baik tanpa obat pencahar.
  9. Terlalu banyak mengkonsumsi daging: Pola makan yang rendah serat dan tinggi lemak seperti daging, telur atau keju bisa membuat proses pencernaan menjadi lebih lambat. Karena itu penuhi pula kebutuhan tubuh akan serat dengan mengkonsumsi cukup sayuran dan buah sebagai bentuk pencegahan sembelit.

Bentuk pencegahan sembelit dapat memperkecil komplikasi sembelit dan dengan mengetahui gejala sembelit, dapat dilakukan pengobatan sembelit dengan lebih tepat.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...