SEMBELIT

Pencegahan Sembelit

Berikut ini hal-hal yang dapat dilakukan sebagai bentuk pencegahan sembelit, antara lain:

  1. Latihan usus besar

Melatih usus besar adalah suatu bentuk prilaku yang disarankan pada penderita sembelit yang tidak jelas penyebab sembelit yang dirasakan. Penderita dianjurkan untuk mencoba BAB sekitar 5-10 menit setelah makan. Diharapkan kebiasaan ini dapat menyebabkan penderita tanggap terhadap tanda-tanda dan rangsang untuk BAB dan tidak menahan atau menunda untuk BAB.

  1. Diet

Peran diet penting untuk pencegahan sembelit dan mengatasinya terutama pada golongan usia lanjut. Data epidemiologis menunjukkan bahwa diet yang mengandung banyak serat mengurangi angka kejadian sembelit, komplikasi sembelit dan macam-macam penyakit perut lainnya misalnya kanker usus besar atau kanker anus. Makanlah makanan yang mengandung serat seperti buah-buahan dan sayur-sayuran. Serat meningkatkan massa dan berat feses serta mempersingkat waktu transit di usus. Serat merupakan suatu hal yang sangat penting. Sebagian besar kandungan feses/kotoran manusia sebenarnya terbuat dari bakteri dan serat akan memberikan bakteri tersebut tempat yang baik untuk bertumbuh. Hal ini terdengar aneh, namun interaksi yang terjadi dapat meningkatkan volume feses dan juga meningkatkan fungsi usus anda.

  1. Olahraga

Cukup aktivitas dan olahraga juga membantu mengatasi sembelit. Sebelum merasakan gejala sembelit, sebaiknya lakukan pencegahan sembelit dengan jalan kaki dan lari-lari kecil yang dilakukan sesuai dengan umur dan kemampuan pasien. Tujuannya adalah meningkatkan sirkulasi dan meningkatkan tonus otot usus. Dianjurkan juga untuk melakukan senam perut untuk memperkuat otot-otot dinding perut. Berolahraga selama tiga puluh menit setiap hari atau 3-5 kali dalam seminggu dapat membantu sistem pencernaan bekerja lebih efektif dan menjadi bentuk pencegahan sembelit.

  1. Minum air putih

Sebenarnya, kunci untuk mencegah terjadinya dehidrasi sangatlah mudah dilakukan. Yang harus anda lakukan adalah dengan cara meminum air putih (air mineral) dengan jumlah yang adekuat. Jumlah air putih yang haru dikonsumsi setiap harinya adalah minimal 6-8 gelas per hari. Air putih akan membantu kerja serat dalam hal pencernaan.

Apabila terdapat penyakit penyerta seperti penyakit gagal jantung, perlu dilakukan konsultasi ke dokter yang merawat anda

  1. Hindari konsumsi kafein

Konsumsi kafein dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi, sehingga akan mengurangi komposisi air dalam tubuh, padahal tubuh memerlukan air untuk membantu percernaan.

  1. Periksa kebiasaan minum susu

Terkadang beberapa orang perlu menghindari konsumsi susu karena produk peternakan (seperti susu) dapat menyebabkan terjadinya konstipasi pada orang-orang tersebut.

  1. Segeralah ke toilet

Pergilah ke toilet apabila anda merasa ada keinginan untuk buang air besar. Kebiasaan menahan buang air besar akan semakin memperburuk kondisi konstipasi anda.

Lakukan pencegahan sembelit untuk terhindar dari pengobatan sembelit.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...