SAKIT PUNGGUNG BAGIAN BAWAH

Tanda & Gejala Sakit Punggung Bagian Bawah

Gejala sakit punggung bagian bawah yang timbul dapat berupa pegal-pegal, kesemutan, rasa tebal, baal, atau panas pada kulit, hingga sakit menusuk pada daerah punggung bawah. Bila terdapat keterlibatan saraf, maka sakit dapat menyebar ke pinggul, paha hingga jari kaki. Kelemahan tungkai juga dapat terjadi pada beberapa orang. Gejala sakit punggung bagian bawah lainnya bergantung dari penyebab sakit punggung yang mendasari terjadinya sakit punggung.

Lantas, siapa saja yang dapat mengalami sakit punggung belakang ini? Atau apakah saya berisiko mengalami sakit punggung belakang? Berikut merupakan beberapa faktor yang membuat seseorang lebih rentan untuk mengalami sakit punggung bawah sehingga dapat dilakukan bentuk pencegahan sakit punggung bagian bawah:

  1. Usia

Kejadian pertama sakit punggung bawah lazimnya terjadi pada usia antara 30 dan 50 tahun. Seiring dengan pertambahan usia, kekuatan tulang dan keutuhan bantalan sendi antar tulang belakang turut berkurang. Risiko penyempitan jarak antar tulang belakang akibat pengapuran juga meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

  1. Tingkat kesehatan

Sakit punggung bagian bawah lebih mungkin terjadi pada orang yang tidak sehat secara fisik. Otot punggung dan perut yang lemah akan memberikan support yang kurang terhadap tulang belakang. Nah, kalau begitu, apakah olahraga dapat mengurangi risiko saya untuk mengalami sakit punggung? Jawabannya adalah bergantung dari frekuensi dan intensitas aktivitas fisik yang dilakukan. Berolahraga dengan intensitas berat selama akhir minggu setelah tidak berolahraga sama sekali di hari kerja malah akan meningkatkan risiko terjadinya sakit punggung bawah karena terjadinya pemakaian berlebih. Olahraga intensitas ringan setiap hari, terbukti lebih memberikan manfaat daripada pola weekend workout.

  1. Kehamilan

Perubahan titik tumpu berat pada kehamilan, di mana berat tubuh bagian depan lebih besar dari biasanya disertai dengan perubahan postur pada ibu hamil, akan mengakibatkan terjadinya sakit punggung bawah pada sebagian besar ibu hamil.

  1. Peningkatan berat badan

Berat badan berlebih atau penambahan berat badan akan menambah beban pada tulang belakang dan meningkatkan risiko terjadinya sakit punggung bawah.

  1. Pekerjaan

Seseorang yang sering melakukan pekerjaan mengangkat benda berat, mendorong, dan menarik, akan menyebabkan puntiran dan risiko terjadinya luka di tulang belakang (baik otot, ligamen, tendon, maupun tulang). Pekerjaan yang  menuntut seseorang untuk duduk terlalu lama juga dapat menyebabkan sakit punggung bawah akibat spasme otot.

  1. Kebiasaan

Kebiasaan membawa tas terlalu berat, terutama pada anak, akan mengakibatkan strain dan kelelahan pada otot punggung yang akan berujung pada sakit punggung bawah pada usia dini. American Academy of Orthopaedic Surgeons menyarankan beban ransel pada anak agar tidak melebihi 15% dari berat tubuh.

  1. Genetik

Pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mencari tahu penyebab sakit punggung bawah meliputi wawancara medis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan radiologis. Lalu kapankah waktu yang tepat bagi kita untuk mencari pertolongan medis dan melakukan pengobatan sakit punggung bagian bawah? Bila Anda mengalami sakit punggung bawah disertai gejala berikut, Anda perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter untuk mencegah komplikasi sakit punggung:

  • Sakit pungggung setelah terjatuh
  • Rasa panas saat berkemih atau darah dalam urin
  • Riwayat kanker
  • Ketidakmampuan menahan air kecil atau air besar
  • sakit punggung menjalar hingga kaki
  • Kemerahan atau bengkak pada punggung
  • sakit yang tak tertahankan
  • sakit punggung disertai demam
  • Kelemahan di tungkai bawah
  • sakit berlangsung lebih dari 4 minggu

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...