RADANG AMANDEL

Pencegahan Radang Amandel

Radang amandel merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Penyakit radang amandel menyebar terutama melalui air liur dari kontak langsung (berciuman) atau udara (batuk). Radang amandel atau tonsilitis yang disebabkan oleh virus sering kali menular dalam 7 sampai 10 hari dan yang disebabkan oleh bakteri yang tidak diobati dapat menular hingga 2 minggu.

Bagaimanapun, penyebab radang amandel akibat bakteri dapat diobati dengan menggunakan antibiotik dan biasanya penyakit tersebut tidak menular setelah 24-48 jam pengobatan antibiotik pertama. Pencegahan radang amandel dapat berupa:

  • Sering mencuci tangan untuk menghindari penyebaran virus atau bakteri yang menjadi penyebab radang amandel. Hal ini juga menjadi bentuk pencegahan radang amandel yang paling mudah untuk dilakukan.
  • Hindari kontak berkepanjangan dengan orang yang mengalami nyeri tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri hingga 24 jam setelah antibiotik pertama dikonsumsi.
  • Menggunakan tisu untuk menutup hidung dan mulut pada saat batuk dan bersin.
  • Tidak menggunakan peralatan makan bersama.
  • Sering mencuci perabotan rumah (karena perabotan rumah dapat menjadi tempat tinggal sementara dari bakteri atau virus).

Meskipun terkesan mudah, ternyata bentuk pencegahan radang amandel yang paling mudah dilakukan, yakni cuci tangan jarang dilakukan dengan benar oleh orang banyak. Padahal, metode ini adalah salah satu metode yang dianjurkan pula dilakukan untuk mencegah berbagai macam penyakit. Berikut ini adalah 11 langkah cuci tangan menurut World Health Organization (WHO):

  1. Basahi tangan dengan air mengalir.
  2. Tuangkan sabun dalam jumlah yang cukup ke telapak tangan.
  3. Gosokkan telapak ke telapak.
  4. Telapak tangan kanan di atas punggung tangan kiri dengan jari yang saling mengikat – lakukan sebaliknya.
  5. Telapak ke telapak dengan jari yang saling mengikat.
  6. Punggung jari tangan kanan ke telapak tangan kiri dengan jari saling mengikat – lakukan sebaliknya.
  7. Gosokkan secara melingkat ibu jari kiri yang digenggam dalam telapak tangan kanan — lakukan sebaliknya.
  8. Gosokkan melingkar, ke depan dan ke belakang dengan jari yang menempel, tangan kanan ke telapak kiri – lakukan sebaliknya.
  9. Bilas kedua tangan dengan air mengalir.
  10. Keringkan kedua tangan secara menyeluruh dengan menggunakan handuk sekali pakai.
  11. Gunakan handuk untuk mematikan keran.
  12. Sekarang tangan Anda telah aman.

Pemberian vaksin antipneumokokus juga dapat menjadi bentuk pencegahan radang amandel akut dan memperkecil risiko komplikasi radang amandel. Namun, hingga sekarang, bukti yang didapatkan belum cukup untuk menentukan apakah pencegahan benar terjadi atau tidak.

Selain hal-hal tersebut di atas, nyeri menelan juga dapat dicegah secara signifikan dengan melakukan tonsilektomi (pembedahan dengan pengangkatan tonsil), pengobatan radang amandel dengan jalur operasi. Namun, meskipun tonsil atau amandel merupakan salah satu bagian dari kekebalan tubuh manusia, belum dapat dibuktikan efek jangka panjang negatif pada imunitas tubuh pasien yang dilakukan tonsilektomi. Pada pasien berusia kurang dari 8 tahun, indikasi pengangkatan tonsil harus dibuat dengan sempurna karena risiko perdarahan serius atau fatal akan semakin meningkat dengan pengangkatan ini.

Dalam suatu penelitian yang dilakukan oleh Burton dkk, tonsilektomi dapat mengurangi jumlah episode kejadian nyeri tenggorokan setelah tahun pertama pembedahan daripada diberikan terapi non-bedah. Karena infeksi juga berkaitan dengan daya tahan tubuh atau imunitas, terkadang perlu dilakukan pemeriksaan HIV. Setelah mengetahui gejala radang amandel, bentuk pencegahannya akan lebih mudah untuk dijalankan.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...