PENYAKIT KUNING (IKTERUS)

Pengobatan Penyakit Kuning

Pengobatan penyakit kuning atau ikterus ditujukan pada penyebab penyakit kuning yang mendasari. Oleh karena itu sebelum pengobatan penyakit kuning dijalankan, perlu dilakukan beberapa pemeriksaan antara lain:

  • Pemeriksaan darah: darah rutin, fungsi hati SGOT/SGPT, jumlah bilirubin total, direk, dan indirek, serta pemeriksaan khusus lainnya apbabila diperlukan (apusan darah tepi, jumlah retikulosit, albumin, amilase/lipase, penanda infeksi virus hepatitis)
  • Pemeriksaan urin
  • Pemeriksaan Uultrasonografi: untuk melihat adanya batu ataupun kelainan struktur pada saluran hepatobiliaris
  • Pemeriksaan computed tomography (CT) scan perut, magnetic resonance imaging (MRI) perut, positron emission tomography (PET) scan: untuk mendeteksi adanya keganasan atau kanker pada hati, empedu, maupun pankreas
  • Pemeriksaan endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP) atau magnetic resonance cholangiopancreatography (MRCP): untuk melihat serta mengambil batu di saluran empedu.

Karena banyaknya penyakit yang menimbulkan ikterus, di sini hanya dibahas pengobatan beberapa penyakit yang sering menimbulkan ikterus:

  • Anemia hemolitik: Contohnya penyakit sferositosis. Penyakit ini merupakan penyakit kongenital/diturunkan, yaitu terjadi rapuhnya lapisan sel darah merah sehingga mudah mengalami pecah. Penderita ini memerlukan suplemen asam folat 1 mg tiap harinya, dan operasi splenektomi (pemotongan sebagian limpa). Dengan pencegahan penyakit kuning melalui pengobatan tepat untuk penyakit ini, diharapkan tidak diperlukan pengobatan penyakit kuning atau ikterus untuk dijalankan.
  • Hepatitis A adalah hepatitis yang paling ringan, pengobatan hanya ditujukan untuk memperbaiki gejala demam, nafsu makan yang berkurang. Disarankan pada penderita ini untuk istirahat di rumah (bed rest) serta makan yang cukup.
  • Hepatitis B, C yaitu hepatitis yang dapat menjadi kronis dan menimbulkan keganasan. Beberapa penderita ini memerlukan pengobatan antivirus. Dengan mencegah penyakit ini terjadi juga menjadi salah satu bentuk pengobatan penyakit kuning atau ikterus.
  • Batu saluran empedu: Pemberian obat antiinflamasi non-steroid ditujukan untuk mengurangi nyeri biliaris pada penderita ini. Biasanya tidak diperlukan pembedahan pada penderita yang asimptomatik (tanpa gejala), kecuali bila batu tersebut terkalsifikasi dan berukuran diameter lebih dari 3 cm. Obat yang dapat diberikan pada penderita ini asam ursodeoksikolat atau garam empedu, yang bertujuan untuk menghancurkan batu empedu akibat timbunan kolesterol.
  • Keganasan/kanker saluran empedu dan pankreas: Pengobatan keganasan ini dengan metode bedah, kemoterapi maupun radioterapi tergantung dari stadium penyakitnya. Pada stadium lanjut, pengobatan ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita/terapi paliatif.

Pengobatan Ikterus Pada Bayi

Kurangnya asupan susu dan dehidrasi akan memperberat ikterus, sehingga hal itu harus segera diatasi. Fototerapi adalah terapi yang utama, dan pada kasus yang berat memerlukan transfusi tukar (exchange transfusion). Pengobatan penyakit kuning atau ikterus pada bayi juga ditujukan pada penyebab yang mendasari seperti halnya orang dewasa (contah infeksi, obstruksi saluran empedu, hipotiroid, dan sebagainya).

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...