MENINGITIS

Pencegahan Meningitis

Bentuk pencegahan meningitis dapat diberikan antiobiotik, terutama untuk orang-orang yang kontak langsung secara terus-menerus dengan penderita meningitis, di manapun, serta adanya kontak terhadap cairan paru, mulut maupun hidung. Antibiotik sebagai pencegahan meningitis tidak untuk semua kasus meningitis dan umumnya tidak diperlukan kecuali bila dokter mencurigai atau yakin bahwa meningitis disebabkan oleh bakteri.

Selain dengan mengetahui gejala meningitis dengan baik, bentuk pencegahan berupa antibiotik dapat diberikan bagi yang kontak dengan anak penderita Meningococcal meningitis. Lingkup ini termasuk anggota keluarga, teman, petugas kesehatan dan sekalipun perawat harian. Orang dewasa juga dapat menjadi pembawa bakteri ini hingga menjadi penyebab meningitis. Orang dewasa yang telah diberikan antibiotik pencegahan meningitis dan kemudian mengalami suatu gejala meningitis patut memerlukan pemeriksaan yang lengkap berikut pengobatan meningitis yang tepat. Antibiotik pencegahan tidak diperlukan pada kasus meningitis virus atau tipe lain meningitis bakteri lain kecuali pendamping untuk pasien dengan infeksi Haemophilus influenzae type b (Hib).

Pencegahan dapat pula dengan melakukan vaksinasi meningitis. Vaksinasi tersedia untuk mencegah meningitis yang disebabkan oleh Neisseria meningitides. Pemberian vaksin secara rutin direkomendasi untuk populasi usia 11-18 tahun. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika merekomendasi vaksin ini untuk orang yang tinggal di asrama (seperti asrama mahasiswa), rekrutmen militer, seseorang yang tidak memiliki limpa baik dioperasi maupun rusak akibat penyakit maupun kecelakaan, orang yang memiliki masalah darah spesifik dan juga orang yang akan pergi ke area prevalen meningitis.

Vaksin pneumonia untuk mencegah meningitis disebabkan oleh Streptococcus pneumoniae. Vaksin ini direkomendasi kepada orang yang berisiko untuk pneumonia, tetapi dapat menimbulkan proteksi dari meningitis yang disebabkan dari bakteri tersebut. Vaksin ini bermanfaat untuk semua orang termasuk yang berusia lebih dari 65 tahun dan orang dengan penyakit paru kronis, anemia sel sabit, dan orang dengan pengangkatan limpa.

Vaksin Hib biasa diberikan pada anak- anak dan efektif sebagai pencegahan meningitis akibat dari bakteri tersebut. Pemberian vaksin ini pada orang dewasa tidak lazim, tetapi dapat berguna bagi penderita anemia sel sabit, leukemia, HIV/AIDS, orang dengan pengangkatan limpa, transplasntasi sumsum tulang dan penerima kemoterapi kanker.

Pada anak, vaksin spesifik untuk melindungi dan mengurangi kejadian berkembangnya tipe bakteri dan virus dari meningitis. Vaksin antibakteri termasuk Hib, meningokokal, dan pneumokokal, sedangkan vaksin antivirus termasuk influenza, varisela, polio, campak dan mumps. Vaksin untuk melawan Hib dan S. Pneumoniae secara nyata mengurangi kejadian meningitis anak.

Efek samping vaksin bervariasi mulai dari tidak ada efek samping, nyeri sementara atau ketidaknyamanan pada tempat penyuntikan. Pada beberapa anak, dapat terjadi demam, sakit kepala, dan perasaan lelah. Pada kasus yang jarang, anak dapat mengalami reaksi alergi. Konsultasi ke dokter spesialis anak bila diperlukan.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...