KEPUTIHAN

Pengobatan Lupus

Pengobatan lupus adalah dengan berkonsentrasi untuk mengendalikan gejala dan memperlambat komplikasi lupus (SLE) tersebut. Belum ditemukan pengobatan lupus dan kondisi remisi total sangat jarang ditemukan. Biasanya disarankan untuk menghindari penyebab lupus, seperti misalnya sinar matahari atau konsumsi pil hormonal, sebagai langkah awal dari pencegahan lupus yang dapat dilakukan.

Pengobatan lupus yang dapat dipilih pertama adalah untuk mengendalikan nyeri pada masalah sendi. Pilihan obat jatuh pada Non Steroidal Anti Inflammatory Drugs (NSAID) yang dapat mengurangi nyeri dan radang secara bersamaan. Walaupun demikian, penggunaan NSAID pada pasien lupus (SLE) meningkatkan risiko serangan jantung, gangguan ginjal, peningkatan enzim hati dan radang selaput otak tanpa infeksi yang dapat meningkatkan risiko komplikasi lupus.

Untuk gangguan dan gejala lupus pada kulit, dapat digunakan tabir surya dengan SPF tinggi, disarankan di atas SPF 30. Pada area wajah, dapat diberikan salep steroid potensi ringan. Lindungi juga wajah dan area kulit dari sinar matahari dengan penutup wajah, topi dan baju lengan panjang.

Bentuk pengobatan lupus lainnya adalah dengan menggunakan obat anti malaria, hydroxychloroquine, yang ditemukan dapat meringankan gejala lupus seperti nyeri sendi dan rasa lelah. Walaupun jarang, namun dapat ditemukan efek samping berupa gangguan pada mata, sehingga perlu pemantauan pada pemberiannya. Dapat ditemukan juga perubahan warna kulit kekuningan pada konsumsi obat ini.

Selanjutnya, karena penyakit ini merupakan penyakit yang melibatkan sistem pertahanan tubuh yang berlebihan, maka digunakan terapi yang menekan sistem pertahanan tubuh, sebagai salah satu bentuk pengobatan lupus. Salah satunya adalah kortikosteroid. Kortikosteroid adalah jenis obat yang menekan pertahanan tubuh secara cepat. Mengingat pemberian kortikosteroid jangka panjang pada pasien lupus (odapus), maka perlu diwaspadai efek sampingnya, yakni osteoporosis dini, peningkatan berat badan, tekanan darah tinggi dan penipisan kulit. Karena itu, pemberiannya perlu pemantauan dokter dan diberikan secara khusus. Sehingga penyakit lupus (SLE) ini perlu dilakukan rujukan kepada dokter spesialis rheumatologi yang dapat memberikan penanganan yang tepat dan sesuai dengan berat ringannya gejala. Pengobatan lupus dalam bentuk obat-obatan juga akan menekan sistem pertahanan tubuh lainnya. Beberapa obat tersebut di antaranya: balibumab, rituximabe dan methotrexate. Semua pemberian obat di atas perlu pemantauan ketat. Berikut beberapa pengobatan lupus untuk pencegahan komplikasi lupus:

Obat Anti Inflamasi Nonsteroid

Gejala utama dari penyakit lupus (SLE) adalah nyeri sendi atau otot. Untuk mengurangi gejala ini terjadi, dokter akan memberikan obat anti inflamasi nonsteroid sebagai pereda sakit untuk mengurangi inflamasi yang terjadi pada tubuh. Jenis obat yang umumnya diberikan dokter pada penderita lupus (SLE) adalah ibuprofen, naproxen, diclofenac, dan piroxicam. Tetapi diperlukan resep dokter untuk obat ini dan terutama jika telah mengalami nyeri sendi atau otot yang lebih parah. Konsultasikan pada dokter untuk penggunaan obat ini karena penggunaan obat jenis ini dalam dosis tinggi dapat mengakibatkan pendarahan akibat rusaknya dinding lambung.

Kortikosteroid

Obat ini dapat mengurangi inflamasi dengan cepat dan efektif dan biasa diberikan oleh dokter jika penderita lupus mengalami gejala atau serangan yang parah. Obat ini selalu diberikan dalam dosis rendah karena dosis tinggi dari obat ini dapat menipiskan tulang, kulit, pertambahan berat badan dan melonjaknya tekanan darah.

Obat Antiinflamasi Nonsteroid

Gejala utama dari penyakit lupus adalah nyeri sendi atau otot. Untuk mengurangi gejala ini, dokter akan memberikan obat antiinflamasi nonsteroid sebagai pereda nyeri dan untuk mengurangi peradangan dalam tubuh. Jenis obat yang umumnya diberikan dokter pada odapus adalah ibuprofen, naproxen, diclofenac, dan piroxicam. Konsultasikan pada dokter untuk penggunaan obat ini karena penggunaan obat jenis ini dalam dosis tinggi dapat mengakibatkan pendarahan akibat kerusakan dinding lambung.

 

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...