KEPUTIHAN

Pencegahan Keputihan

Lantas, bila akibat dari keputihan itu berbahaya, apakah keputihan dapat dicegah? Tentu saja bisa. Berikut beberapa pencegahan keputihan yang dapat dilakukan untuk menghindarkan diri dari komplikasi keputihan:

  • Jaga kesehatan dan kekebalan tubuh dengan konsumsi makanan bergizi, minum air putih yang cukup, dan tidur yang cukup. Pada orang dengan status kekebalan tubuh yang baik, kuman akan lebih sulit menyebabkan infeksi.
  • Gunakan pakaian dalam berbahan katun untuk memastikan sirkulasi udara daerah kewanitaan yang baik. Salah satu penyebab keputihan adalah kuman yang menyukai tempat yang lembab. Jadi, jangan sediakan kelembapan bagi mereka.
  • Hindari melakukan cebok dari arah anus ke vagina, lakukan sebaliknya agar kuman dari anus tidak mengontaminasi vagina dan menyebabkan infeksi.
  • Hindari penggunaan pantyliners dalam jangka waktu lama dan terus-menerus.
  • Hindari penggunaan pembalut yang memiliki wangi-wangian.
  • Jaga kebersihan daerah vagina dengan mencucinya hanya dengan air dan sabun biasa. Penggunaan pembersih kewanitaan tidak diperlukan.
  • Hindari melakukan bilas vagina kecuali atas saran dari dokter dan terdapat indikasi melakukan bilas vagina. Vagina sudah memiliki mekanisme pembersihan dirinya sendiri secara alamiah. Penggunaan zat lain untuk membilasnya hanya akan mengganggu keseimbangan flora normal.
  • Hindari penggunaan produk pewangi (parfum, sabun wangi, foam) pada vagina karena pada umumnya produk-produk tersebut memiliki sifat iritatif.
  • Lakukan hubungan seks yang aman, satu pasangan akan lebih baik. Bila memiliki pasangan lebih dari satu, maka gunakanlah kondom.
  • Mandi busa atau beredam dalam bak mandi tidak disarankan dilakukan oleh perempuan karena dapat meningkatkan risiko infeksi pada vagina (vagina terendam dalam air bekas bilasan satu tubuh)

Bila sudah terlanjur mengalami keputihan, maka untuk mencegah terjadinya komplikasi, dapat dilakukan beberapa hal berikut sebagai bentuk pengobatan keputihan:

  • Minum obat sesuai dosis dan selesaikan pengobatan hingga tuntas.
  • Kontrol kembali setelah menyelesaikan pengobatan meskipun gejala sudah membaik untuk memastikan infeksi sudah teratasi.
  • Penggunaan kapsul vaginal untuk pengobatan dapat dilakukan meskipun sedang menstruasi.
  • Hindari hubungan seksual selama pengobatan hingga gejala hilang.
  • Selama pengobatan, gunakan pembalut, bukan tampon, bila Anda memasuki siklus menstruasi.
  • Obati semua pasangan seks Anda apabila Anda mengalami keputihan akibat infeksI menular seksual. Apabila hal ini tidak dilakukan, maka Anda dan pasangan akan terus dapat saling menulari dan infeksi tidak akan teratasi.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...