KANKER RAHIM

Penyebab Kanker Rahim

Sebagian besar penyebab kanker rahim terjadi melalui infeksi genital oleh HPV yang bersifat karsinogenik bagi manusia. Lebih dari 90% kanker rahim jenis karsinoma sel skuamosa mengandung deoxyribonucleic acid (DNA) virus HPV dan 50% kanker rahim berhubungan dengan HPV tipe 16. Virus ini relatif kecil dan hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Beberapa tipe HPV yang dapat menyebabkan kanker yaitu tipe 16 dan 18 (yang sering dijumpai di Indonesia, tersering: tipe 16) serta tipe lain 31, 33, 45, dan lain-lain.

Meskipun infeksi HPV yang menjadi penyebab kanker rahim dapat ditularkan melalui rute non-seksual, sebagian besar kasus disebabkan melalui kontak seksual. Konsekuensinya, faktor risiko kanker rahim antara lain:

  • Perilaku seksual pada usia muda (sebelum usia 18 tahun)
  • Pasangan seksual yang lebih dari satu (berganti pasangan)
  • Riwayat infeksi menular seksual (IMS)
  • Berhubungan dengan pria yang sering berganti-ganti pasangan
  • Ibu atau saudara kandung yang menderita kanker leher rahim
  • Hasil pemeriksaan Pap smear atau inspeksi visial asam asetat (IVA sebelumnya dikatakan abnormal
  • Perokok aktif/pasif
  • Penurunan kekebalan tubuh seperti yang terjadi pada penderita human immunodeficiency virus/acquired immunodeficiency syndrome (HIV/AIDS) dan pada penggunaan kortikosteroid jangka panjang

Infeksi HIV berhubungan dengan peningkatan 5 kali lipat risiko terjadinya kanker rahim dan menjadi salah satu penyebab kanker rahim. Risiko ini diduga terkait dengan respons imun yang terganggu akibat infeksi HIV. Paparan terhadap dietilstilbestrol di rahim juga berhubungan dengan peningkatan risiko terjadinya kanker rahim.

Hampir setiap 1 dari 10 orang perempuan yang terinfeksi HPV akan mengalami perubahan menjadi lesi prakanker atau displasia pada jaringan epitel leher rahim. Lesi prakanker dapat terjadi dalam waktu 2-3 tahun setelah infeksi. Lesi prakanker yang tidak diketahui dan tidak diobati dapat berkembang menjadi kanker leher rahim dalam waktu 3-17 tahun. Ketahui lebih lanjut tentang gejala kanker rahim sehingga komplikasi kanker rahim dapat berkurang.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...