KANKER KULIT

 Penyebab Kanker Kulit

Pengetahuan tentang penyebab kanker kulit sangat penting terutama ditinjau dari segi diagnosis dan pengobatan dini. Faktor-faktor yang memegang peranan pada penyakit keganasan kulit dapat diuraikan dalam dua hal, yaitu faktor luar dan faktor dalam. Terjadinya pertumbuhan yang abnormal merupakan kumpulan dari interaksi antara faktor luar dan faktor dalam dan menjadi salah satu penyebab kanker kulit. Untuk itu, kita akan membahas apa saja yang termasuk dalam faktor luar dan faktor dalam.

  1. Faktor Luar

Penyebab kanker kulit dari faktor luar meliputi bahan karsinogenik (bahan yang dapat memicu percepatan sel kanker di dalam tubuh), seperti bahan kimia. Sinar matahari, radiasi, dan jenis pekerjaan juga merupakan penyebab terjadinya kanker kulit.

  • Paparan cahaya ultraviolet (khususnya jenis UVB) merupakan penyebab paling sering terjadinya kanker kulit. Ultraviolet biasanya terdapat pada sinar matahari. Ultraviolet merangsang pertumbuhan kanker. Ultraviolet pada cahaya matahari terdiri atas UVA (320-400 nm), UVB (290-320 nm) dan UVC (200-280 nm). Ternyata, deoxyribonucleic acid (DNA) tubuh paling banyak menyerap ultraviolet dengan panjang gelombang 290 nm. Bentuk pencegahan kanker kulit adalah dengan menghindari paparan cahaya UVB secara langsung.
  • Penyebab kanker kulit lainnya menimpa para pekerja yang sering terpapar sinar matahari, seperti nelayan, petani, atau pekerja lapangan lebih rentan mengalami keganasan pada kulit dibandingkan dengan pekerja yang tidak terpapar sinar matahari.
  • Adanya trauma pada kulit seperti keloid, sikatrik, luka sayat, dan luka bakar dapat menjadi penyebab kanker kulit.
  • Bahan karsinogenik yang paling umum terkait kasus kanker kulit adalah hidrokarbon yang diisolasikan dari ter batubara yang mengakibatkan terjadinya karsinoma sel skuamosa di daerah skrotum (kantung yang membungkus testis dan buah zakar yang terdiri dari kulit dan otot).
  • Penggunaan arsen inorganik baik yang terdapat pada alam (air sumur) maupun yang dipakai sebagai obat, seperti pada obat perangsang atau obat kuat.
  • Paparan  sinar X atau radium juga menjadi salah satu penyebab kanker kulit. Sebagian besar orang khawatir bahwa pemeriksaan dengan radiasi sinar X dapat menyebabkan keganasan pada kulit. Namun, jangan takut karena dengan kemajuan ilmu teknologi di bidang radiodiagnostik, efek samping radiasi dapat dikurangi. Efek samping lebih sering terjadi bila pengobatan sinar dilakukan dengan dosis rendah dalam jangka waktu lama.
  1. Faktor Dalam

Faktor dalam dapat meliputi:

  1. Genetik

Faktor genetik yang paling menonjol terkait kasus kanker kulit terdapat pada penyakit genetik xeroderma pigmentosum (XP). Kulit seseorang dengan XP sangat sensitif terhadap paparan ultraviolet pada sinar matahari. Kulit pada daerah muka dan mata biasanya sering terjadi kemerahan dan blistering yang berlangsung selama berminggu-minggu. Pada XP, ditemukan kelainan pembentukan DNA akibat pengaruh sinar ultraviolet. Selain penyakit XP, seseorang dengan albino juga rentan mengalami kanker kulit.

  1. Ras

Seseorang berkulit putih lebih rentan mengalami kanker kulit daripada orang berkulit warna. Selain itu, kasus kanker kulit lebih sering terjadi pada seseorang dengan rambut berwarna (pirang atau merah) dan mata berwarna biru atau hijau.

Pengobatan kanker kulit perlu dilakukan ketika gejala kanker kulit sudah terlihat sehingga komplikasi kanker kulit dapat diminimalisir dengan tepat dan efektif.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...