HAID TIDAK TERATUR

Definisi

Sebelum mengetahui lebih lanjut tentang haid tidak teratur, kenali terlebih dahulu apa itu haid. Haid atau menstruasi merupakan hasil peluruhan dinding rahim yang terdiri dari darah dan jaringan tubuh. Haid dialami wanita setiap bulan atau disebut juga suatu proses pembersihan rahim terhadap pembuluh darah, kelenjar-kelenjar, dan sel sel yang tidak dipakai karena tidak terjadi pembuahan.

Di bidang kedokteran, haid dinilai berdasarkan tiga hal, yaitu:

1. Siklus haid

Jarak antara hari pertama haid dengan hari pertama haid berikutnya. Biasanya dikatakan normal antara 24 sampai 35 hari. Contoh penghitungan siklus haid adalah seorang wanita memperoleh haid pada tanggal 11 Januari 2015, berhenti haid tanggal 18 Januari 2015 kemudian ia mendapat haid lagi pada tanggal 9 Februari 2015. Maka siklus haidnya adalah 29 hari. Awal mulai haid itulah yang dihitung sebagai hari pertama untuk penghitungan siklus haid, yaitu tanggal 11, bukan hari terakhir kita mendapat haid.

2. Lama haid

Jarak antara hari pertama haid sampai perdarahan haid berhenti. Lama haid dikatakan normal jika lama haid antara 3-7 hari.

3. Jumlah darah

Jumlahnya selama haid berlangsung tidak melebihi 80 ml atau ganti pembalut 2-6 kali per hari. Haid pertama kali yang dialami seorang perempuan disebut menarche, yang pada umumnya terjadi pada usia sekitar 14 tahun. Menarche merupakan petanda berakhirnya masa pubertas dan merupakan masa peralihan dari masa anak menuju masa dewasa.

Siklus haid terbagi menjadi tiga fase, yaitu:

  1. Fase folikuler

Panjang fase folikuler mempunyai variasi yang cukup lebar, pada umumnya berkisar antara 10-14 hari. Pada awal fase folikuler, didapatkan beberapa folikel antral. Namun pada hari ke-5 hingga ke-7, hanya satu folikel yang tetap tumbuh akibat sekresi (proses pengeluaran zat yang dibutuhkan tubuh oleh suatu kelenjar misalnya hormon atau enzim) follicle stimulating hormone (FSH) yang menurun.

  1. Fase ovulasi

Masa subur (ovulasi) diperkirakan terjadi 24-36 jam setelah puncak kadar hormon estrogen dan 10-12 jam setelah puncak kadar luteinizing hormone (LH). Di lapangan, awal lonjakan LH digunakan sebagai petanda/indikator untuk menentukan waktu kapan diperkirakannya masa subur (ovulasi) terjadi.

  1. Fase luteal

Bagian kedua dari siklus menstruasi dimulai dari proses ovulasi (masa subur) hingga timbulnya menstruasi. Korpus luteum yang terangsang LH, menghasilkan hormon progesteron, yang menyebabkan perubahan proses sekresi pada endometrium yang dibutuhkan untuk mempersiapkan endometrium pada saat implantasi embrio.

Fase luteal memiliki ciri-ciri:

  • Durasi yang relatif konstan (14 hari) atau ± 2 hari
  • Peningkatan suhu tubuh (≥ 36,70F) karena produksi hormon progesteron

Gangguan haid pada masa reproduksi dibagi atas gangguan lama dan jumlah darah haid berikut ini:

  1. Hipermenorea (menoragia)

Perdarahan haid dengan jumlah darah lebih banyak dan/atau waktu yang lebih lama dari normal dengan interval yang normal dan teratur. Secara klinis, menoragia didefinisikan dengan total jumlah darah haid lebih dari 80 ml per siklus dan durasi haid lebih lama dari 7 hari. Dikatakan menoragia jika ganti pembalut lebih dari 6 kali per hari di mana satu pembalut harus terisi semua dengan darah pada haid.

  1. Hipomenorea

Perdarahan haid dengan jumlah darah lebih sedikit dan/atau durasi lebih pendek dari normal. Hipomenore menunjukan bahwa endometrium (dinding rahim bagian dalam) tipis dan perlu evaluasi lebih lanjut.

Gangguan siklus haid dibagi atas:

  • Polimenorea: Haid dengan siklus yang lebih pendek dari normal, yaitu kurang dari 21 hari.
  • Oligomenorea: Haid dengan siklus yang lebih panjang dari normal, yaitu lebih dari 35 hari
  • Amenorea: Tidak terjadi haid pada seorang perempuan dengan mencakup salah satu tiga tanda sebagai berikut:
    • Tidak terjadi haid sampai usia 14 tahun, disertai tidak adanya pertumbuhan atau perkembangan tanda kelamin sekunder (pembesaran payudara, pertumbuhan rambut pada daerah kemaluan dan ketiak).
    • Tidak terjadi haid sampai usia 16 tahun, disertai adanya pertumbuhan normal dan sudah ada perkembangan tanda kelamin sekunder.
    • Tidak terjadi haid untuk sedikitnya selama 3 bulan berturut-turut pada perempuan yang sebelumnya pernah haid (amenorea sekunder).

Gangguan perdarahan di luar siklus haid di antaranya sebagai berikut:

  • Menometroragia: Perdarahan yang berat dan berkepanjangan (lama haid > 7 hari) yang terjadi pada interval yang tidak teratur dan sering terjadi.

Gangguan lain yang berhubungan dengan haid adalah:

  • Dismenorea: Nyeri saat haid, biasanya dengan rasa kram dan terpusat di perut bagian bawah. Keluhan nyeri haid dapat bervariasi mulai dari yang ringan sampai berat. Keparahan dismenorea berhubungan langsung dengan lama dan jumlah darah haid. Dismenorea yang dimaksud adalah nyeri haid berat sampai menyebabkan perempuan tersebut datang berobat ke dokter atau mengobati dirinya sendiri dengan obat antinyeri.
  • Sindrom prahaid: Sindrom ini terdiri dari berbagai keluhan yang muncul sebelum haid, antara lain cemas, lelah, susah konsentrasi, susah tidur, hilang energi, sakit kepala, sakit perut, dan sakit pada payudara. Biasanya ditemukan 7-10 hari menjelang haid. Penyebab belum diketahui tetapi diduga hormon estrogen, progesteron, prolaktin, dan aldosteron berperan dalam terjadinya sindrom prahaid. Perempuan yang peka terhadap faktor psikologis sering mengalami gangguan prahaid.

Menurut terminologi tradisional, karakteristik haid normal yaitu durasi 4-7 hari, jumlah darah 30-80 ml, dan interval 24-35 hari. Definisi tradisional gangguan haid:

  • Menoragia: Interval haid yang teratur, tetapi jumlah darah dan durasi lebih dari normal
  • Metroragia: Interval haid tidak teratur dengan jumlah darah dan durasi normal.
  • Oligomenorea: Siklus haid lebih dari 35 hari.
  • Polimenorea: Siklus haid kurang dari 24 hari.
Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...