EJAKULASI DINI

Pencegahan Ejakulasi Dini

Pencegahan ejakulasi dini dapat dilakukan secara non farmakologis atau tanpa obat-obatan, yaitu dengan terapi psikologis atau terapi perilaku, atau kombinasi keduanya.

Terapi Psikologis

Psikoterapi untuk pria dan pasangan yang mengalami ejakulasi dini mempunyai dua sasaran. Pertama, psikoterapi intervensi yang bertujuan membantu pria mengembangkan kemampuan seksual yang membuat mereka dapat menunda ejakulasi, yaitu dengan memperlebar pandangan seksual mereka, meningkatkan kepercayaan diri seksual, dan mengurangi kecemasan performa. Sasaran kedua adalah berfokus pada psikologis dan hubungan interpersonal yang mungkin tercetus oleh ejakulasi dini baik pada pria, pasangan, ataupun keduanya. Dewasa ini, psikoterapi untuk ejakulasi dini adalah suatu integritas dari pendekatan psikodinamik, sistem, perilaku, dan kognitif. Terapi dapat secara individu, berpasangan, atau dalam suatu grup.

Terapi Perilaku

Terapi perilaku ini menggunakan latihan untuk membangun kontrol untuk menahan ejakulasi. Teknik “berhenti dan mulai” serta “meremas” sudah digunakan secara bertahun-tahun dan studi menunjukkan keberhasilan 45-65% dari terapi. Namun, 75% dari pasien yang telah sembuh mengalami beberapa gangguan lanjutan. Masturbasi sebelum bersenggama adalah teknik lain yang dapat mencetuskan pembiusan seksual dan menunda ejakulasi yang juga merupakan salah satu bentuk pencegahan ejakulasi dini.

  • Teknik “berhenti dan mulai”

Dalam teknik ini, pasangan anda merangsang penis Anda sampai sesaat sebelum ejakulasi. Kemudian, pasangan Anda berhenti sampai keinginan untuk klimaks berangsur menghilang. Saat Anda kembali pegang kendali, Anda meminta pasangan Anda untuk merangsang kembali penis Anda. Ulangi proses ini selama 3 kali. Ejakulasilah saat keempat kalinya. Ulangi metode ini 3 kali seminggu dengan pasangan Anda sampai Anda merasa sudah mempunyai kontrol ejakulasi Anda kembali. Teknik pencegahan ejakulasi dini ini dapat memperbaiki kehidupan seks Anda dan pasangan Anda.

  • Teknik “meremas”

Dengan teknik ini, pasangan Anda merangsang penis Anda sampai Anda hampir mengalami ejakulasi. Ketika waktu yang dekat denga ejakulasi ini, pasangan anda meremas penis dengan tekanan yang cukup, sehingga ereksi pasangan sebagian berkurang. Tujuan dari teknik ini adalah anda mulai waspada dengan sensasi saat sebelum mengalami klimaks. Sehingga Anda dapat mengontrol dan menunda klimaks dan demikian menunda ejakulasi dini.

Cegah komplikasi ejakulasi dini dengan melakukan pengobatan yang tepat dengan mengenali gejala ejakulasi dini dan penyebab ejakulasi dini.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...