EJAKULASI DINI

Definisi

Ejakulasi dini atau ejakulasi prematur berdasarkan International Society Of Sexual Medicine (2013), didefinisikan sebagai ejakulasi berulang dan menetap, yang terjadi saat sebelum ataupun segera setelah penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina), di mana hal itu tidak diinginkan atau penderita tidak mempunyai kontrol terhadap kejadian tersebut. Sebagai tambahan menurut kriteria Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) IV, kriteria gangguan yang disebutkan di atas adalah murni karena penyebab penyakit non-medis serta bukan dari efek obat-obatan atau pengaruh kondisi penyakit medis.

Jadi menurut definisi di atas, penting seseorang mengetahui apakah dia mengalami gangguan ejakulasi, yakni apabila terjadinya berulang (75-100% dari total bersenggama) dan menetap (6 bulan), terjadi sebelum ataupun segera penetrasi dan hal itu tidak diinginkan ataupun dikontrol oleh dirinya.

Durasi saat penetrasi sampai ejakulasi, atau yang disebut Intravaginal Ejaculation Latency Time (IELT), normalnya rata-rata antara 4-7 menit, sehingga dikatakan bila kurang dari 4 menit dianggap ejakulasi tersebut atau prematur. Namun, studi lebih lanjut membagi ejakulasi prematur ini dalam beberapa kelompok, apabila durasi IELT-nya kurang dari 1 menit, seseorang dikatakan “pasti menderita ejakulasi dini.” Sedangkan bila durasi IELTnya antara 1-1.5 menit, seseorang dikatakan “kemungkinan” menderita ejakulasi dini.

Ejakulasi yang bersifat dini ini terkait dengan ejakulasi yang tidak diinginkan oleh penderita, sangat subyektif tergantung dari tingkat kepuasan seksual dan terganggunya seseorang dari keluhan tersebut. Sering mengalami gangguan ini diartikan ketidakmampuan menahan ejakulasi sampai pasangan wanita mengalami orgasme. Sebagai contoh, seorang laki-laki dapat mencapai puncak kepuasan seksualnya (klimaks) setelah 8 menit, namun bila pasangannya dapat mencapai orgasme dalam 5 menit dan keduanya sangat puas dengan waktunya, ini bukanlah suatu ejakulasi dini. Namun, apabila pria menahan ejakulasinya sampai 20 menit dan pasangan wanitanya belum mengalami orgasme, maka pria tersebut akan merasa ia telah mengalami ejakulasi dini. Padahal secara statistik, hanya 30% dari wanita dapat mengalami orgasme berapapun lama periode pria menahan ejakulasinya. Dengan mengenali penyebab ejakulasi dini, maka pengobatan ejakulasi dini dapat dilakukan dengan lebih efektif.

 Penyakit ejakulasi ini dibagi lagi menjadi dua. Pertama, ejakulasi dini sejak pertama kali ia melakukan hubungan seksual (longlife premature ejaculation/ejakulasi dini menetap). Kedua, ejakulasi dini saat di mana sebelumnya dia normal/tidak ada keluhan seksual (acquired premature ejaculation/ejakulasi dini didapat).

Sedangkan, berdasarkan derajat beratnya, ejakulasi prematur/dini ini dibagi menjadi tiga.

  • Ringan (terjadi dalam 30 detik sampai 1 menit saat penetrasi ke vagina)
  • Sedang (terjadi 15-30 detik sampai penetrasi ke vagina)
  • Berat (terjadi sebelum aktivitas seksual, saat permulaan aktivitas seksual, maupun 15 detik saat penetrasi ke vagina)

Sedangkan untuk gejala ejakulasi dini dan bentuk pencegahan ejakulasi dini semuanya dapat dipelajari agar kemungkinan terjadinya komplikasi ejakulasi dini dapat berkurang.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...