DIARE

Komplikasi Diare

Komplikasi diare yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut:

1. Kekurangan Cairan

Komplikasi diare ini dapat terjadi akibat buangan yang banyak ataupun konsumsi cairan yang kurang selama diare berlangsung. Pada kekurangan cairan yang ringan hingga sedang, gejala diare yang timbul mulai dari rasa kering di mulut dan kulit, lemas, pusing, rasa ingin minum terus – menerus, serta rewel pada anak. Sedangkan pada kasus dengan kekurangan cairan berat, dapat terjadi penurunan kesadaran. Jika terdapat tanda – tanda kekurangan cairan berat (penurunan kesadaran, tangan kaki terasa dingin, mata dan ubun – ubun nampak cekung pada anak, serta kulit tak lekas kembali bila dicubit, atau tidak kencing > 6 jam pada dewasa dan > 3 jam pada anak) segera cari pertolongan medis terdekat untuk mendapat pengobatan diare yang tepat.

2. Infeksi Berat

Pada penyakit diare akibat infeksi yang tak teratasi dengan baik, dapat terjadi komplikasi diare berupa perluasan infeksi ke dalam darah (sepsis), atau ke otak maupun selaput otak (meningitis, ensefalitis, maupun meningoensefalitis).

3. Malnutrisi

Pada anak dengan usia kurang dari 5 tahun, diare merupakan salah satu penyebab malnutrisi, dan malnutrisi akan menyebabkan kekebalan tubuh anak menurun dan lebih mudah terserang diare. Komplikasi diare ini apabila terjadi diare terus – menerus, tentu fungsi usus yang utamanya adalah untuk menyerap nutrisi dari makanan pun akan terganggu dan menyebabkan malnutrisi. Oleh karena segera lakukan pencegahan diare agar diare pada anak tidak dibiarkan berlarut – larut.

4. Ketidakseimbangan Elektrolit

Elektrolit akan ikut terbawa keluar bersama dengan air yang keluar saat diare. Hal yang dapat menjadi tanda terjadinya ketidakseimbangan elektrolit ini adalah lemas, kesulitan menggerakkan anggota tubuh, hingga kejang.

5. Iritasi Pada Kulit Sekitar Anus

Buang air besar yang sering ditambah lagi pH tinja yang asam bila diare diakibatkan oleh intoleransi laktosa, dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada kulit sekitar anus.

Dari paparan di atas, sebenarnya tidak semua diare memerlukan pertolongan medis. Lalu, kapankah saat yang tepat untuk mencari pertolongan medis?

Kita dapat segera mencegah komplikasi diare dengan mengetahui penyebab diare dan mencari pertolongan medis bila diare tidak membaik dalam dua hari (atau 24 jam pada anak), ditemukan tanda kekurangan cairan, demam diatas 39oC, tinja berdarah atau berwarna hitam, nyeri perut atau anus yang tak tertahankan, diare pada orang dengan penyakit penyerta (diabetes, penyakit jantung, atau AIDS), diare yang terjadi setelah bepergian ke luar negeri, serta ibu hamil yang mengalami diare.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...