CACAR AIR (VARICELLA)

Komplikasi Cacar Air

Komplikasi cacar air yang paling sering dijumpai dalam infeksi cacar air adalah infeksi oleh bakteri pada area kulit, yang umumnya disebabkan oleh bakteri Streptococcus pyogenes dan Staphylococcus aureus, termasuk tipe yang resisten terhadap methicillin. Infeksi kulit terjadi akibat bakteri yang mengontaminasi bekas garukan pada lesi yang gatal. Kondisi ini dapat menyerang 5% anak dengan infeksi cacar air, terutama cacar air berat. Infeksi ini dapat memberat dan menyebar ke seluruh tubuh.

Komplikasi cacar air lanjutan lain yang paling sering dijumpai adalah keterlibatan sistem saraf pusat, kondisi yang lebih sering dijumpai pada anak-anak. Kondisi ini muncul kurang lebih 2-6 hari setelah timbul lesi kulit, tetapi bisa juga timbul sebelum lesi kulit timbul atau sesudah lesi kulit sembuh. Komplikasi umum dijumpai pada anak usia 5-20 tahun. Keterlibatan sistem saraf pusat terjadi dalam bentuk meningoensefalitis, di mana terjadi radang di seluruh otak, dengan gejala kejang, kaku di area kuduk, dan penurunan kesadaran. Komplikasi cacar air lain di dalam sistem saraf pusat adalah cerebellar ataxia, kondisi di mana ada gangguan berjalan, bicara yang terhambat dan nystagmus, yang timbul secara perlahan-lahan. Gejala sistem saraf pusat ini biasanya akan berkurang secara cepat dalam 48-72 jam, bila tidak terdapat komplikasi lain.

Komplikasi cacar air paling serius dan paling sering dijumpai dari cacar air adalah keterlibatan sistem pernafasan di mana terjadi radang paru akibat cacar air (varicella pneumonia). Kondisi ini lebih sering dijumpai di orang dewasa dibanding anak-anak, muncul kurang lebih 3-5 hari setelah gejala awal cacar air timbul. Gejala yang dijumpai adalah napas yang cepat, sesak napas, batuk dan demam, batuk darah, tubuh menjadi biru karena kekurangan oksigen, dan nyeri dada. Gejala ini cenderung akan membaik seiring dengan membaiknya gejala di kulit, tetapi pasien dapat menderita gangguan pernafasan selama berminggu-minggu setelahnya. Komplikasi ini banyak menyerang kelompok wanita hamil dan dapat menyebabkan keguguran. Merokok ditemukan sebagai faktor risiko seseorang mudah terkena pneumonia akibat cacar air.

Komplikasi cacar air lainnya adalah infeksi otot jantung, kecacatan kornea, gangguan ginjal, dan keterlibatan hati. Angka kematian akibat cacar air ini di anak-anak kurang lebih terjadi sebanyak 2-3 kasus per 100.000 kasus, tertinggi pada anak usia 1-4 tahun dan 5-9 tahun. Bayi memiliki kemungkinan 4 kali lebih besar untuk meninggal dan orang dewasa memiliki kemungkinan 50 kali lebih besar untuk meninggal akibat cacar air.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...