BRONKITIS

Penyebab Bronkitis

Sebelum mengetahui lebih lanjut tentang penyebab bronkitis, ada baiknya ketahui terlebih dahulu tentang bronkus. Bronkus merupakan saluran udara pada sistem pernapasan yang membawa udara dari tenggorokan ke paru-paru dan sebaliknya. Dinding bronkus menghasilkan mukus atau dahak untuk menahan debu dan partikel iritan lain agar tidak masuk ke dalam paru-paru.

Ada dua jenis penyebab bronkitis, yakni bronkitis yang disebabkan oleh infeksi dan bukan infeksi. Infeksi dapat disebabkan virus atau bakteri, sedangkan penyebab bukan infeksi salah satunya adalah rokok. Dan bentuk pencegahan bronkitis yang dapat segera dilakukan adalah dengan mengenali gejala bronkitis dan berhenti merokok. Penyebab bronkitis akut secara umum disebabkan oleh infeksi paru dan 90% infeksi tersebut disebabkan oleh virus. Perlu diingat bahwa antibiotik tidak membunuh virus sehingga antibiotik tidak diperlukan pada sebagian besar kasus bronkitis akut. Bronkitis akut yang berulang akan melemahkan dan mengiritasi saluran napas sehingga menyebabkan bronkitis kronis atau komplikasi bronkitis. Mikroorganisme penyebab bronkitis akut di antaranya bakteri (Mycoplasma, Chlamydia pneumoniae, Streptococcus pneumoniae, Moraxella catarrhalis, dan Haemophilus influenza) dan virus (influenza, parainfluenza, adenovirus, rhinovirus, dan respiratory syncytial virus). Iritan dari luar seperti polusi, kimia, dan asap rokok juga dapat menyebabkan iritasi dan penyebab bronkitis akut.

Penyebab bronkitis kronis lebih disebabkan oleh polutan baik polusi udara dan debu atau gas beracun, seperti polusi industri maupun rokok yang mengiritasi bronkus dan menyebabkan produksi banyak mukus. Merokok dapat menyebabkan bronkitis kronis. Sekitar 70-80% dari kekambuhan akut bronkitis kronis dipicu oleh infeksi saluran napas. Merokok merusak pergerakan silia, menghambat fungsi pembersihan saluran napas, meningkatkan kontraksi otot saluran napas yang menyempitkan jalan napas, dan mengakibatkan peradangan kelenjar penghasil mukus.

Faktor yang meningkatkan risiko seseorang menderita bronkitis adalah perokok, orang yang memiliki kekebalan tubuh rendah seperti orang yang sedang mengalami penyakit akut lain, orang dengan paparan zat iritan dari lingkungan baik lingkungan kerja maupun lingkungan tempat tinggal, dan orang yang memiliki riwayat refleks lambung berat yang dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan lebih mudah berkembang menjadi bronkitis. Selain rokok, bronkitis kronis bisa merupakan akibat dari penyakit lain, seperti sinusitis kronis, bronkiektasis, alergi, dan pembesaran amandel pada anak-anak sehingga diperlukan pengobatan bronkitis secara mendalam.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...