BRONKITIS

Pencegahan Bronkitis

Secara umum, pengobatan bronkitis adalah untuk mengurangi gejala bronkitis itu sendiri. Pengobatan bronkitis berfokus pada pelebaran saluran napas yang menyempit dan pengeluaran atau penurunan produksi mukus yang menutup saluran napas sehingga dapat dibatukkan dengan lebih mudah. Penanganan bronkitis secara primer bersifat suportif untuk menjamin oksigenasi yang baik bagi penderita. Penderita juga diminta untuk istirahat total. Langkah yang paling efektif untuk mengontrol batuk dan produksi dahak pada pasien bronkitis kronis adalah menghindari polusi udara dan partikel iritan dari lingkugan.

Terapi yang diberikan untuk mengurangi gejala di antaranya pengobatan untuk mengurangi produksi dahak, melebarkan penyempitan bronkus, dan bila perlu, pereda nyeri. Antibiotik direkomendasikan pada penderita berusia lebih dari 65 tahun dengan batuk akut, memiliki riwayat perawatan rumah sakit dalam satu tahun terakhir, memiliki penyakit diabetes mellitus atau gagal jantung atau dalam terapi dengan steroid. Antibiotik juga diberikan pada bronkitis kronis eksaserbasi akut. Sebagian besar penyebab dari bronkitis adalah virus sehingga pemberian antibiotik tidak selalu diperlukan. Antibiotik diberikan pada bronkitis dengan penyebab bakteri atau bila terdapat indikasi.

Pada pasien bronkitis kronik yang stabil, terapi pencegahan bronkitis adalah dengan antibiotik tidak diindikasikan. Vaksinasi influenza dan pneumonia dapat mengurangi kejadian dari infeksi saluran napas bagian atas dan mengurangi kejadian dari bronkitis akut yang disebabkan bakteri. Bronkitis kronis diobati dengan cara yang sama seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Hindari obat-obatan yang dibeli bebas dari apotek, kecuali dokter yang menyarankannya. Dokter akan meresepkan obat jika dahak sulit untuk dikeluarkan. seperti obat jenis mukolitik yang dapat dikonsumsi untuk mengencerkan dahak. Pengobatan bronkitis lainnya adalah rehabilitasi paru untuk memperbaiki fungsi paru.

Untuk penderita bronkitis yang tidak dirawat inap, tetap pastikan untuk beristirahat, minum air putih yang banyak untuk mengurangi dehidrasi, minum obat yang telah diberikan oleh dokter untuk mengurangi sakit kepala, demam atau nyeri otot. Selain itu, berhenti merokok dan penghindaran lingkungan dengan polusi yang mengiritasi adalah hal yang penting untuk mencegah penyakit lanjut dan memperbaiki keadaan saat ini. Cegah komplikasi bronkitis dengan mengetahui penyebab bronkitis sehingga pengobatan bronkitis dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...