BATUK (KERING & BERDAHAK)

Pencegahan Batuk

Berikut ini hal-hal yang dapat dilakukan sebagai salah satu bentuk pencegahan batuk, antara lain:

  1. Minum cairan untuk mencegah terjadinya dehidrasi. Air dapat membantu melegakan kerongkongan akibat lendir yang disebabkan post nasal drip  dan membantu mengurangi rasa tidak enak ketika kerongkongan teriritasi akibat asam lambung ataupun tersedak. Selain itu, minum air dapat membantu menjaga selaput lendir agar tetap lembab. Hal ini sangat membantu pada saat musim dingin dan kelembaban rendah. Batuk kering dapat diobati dengan memberikan madu dengan air panas, teh, ataupun jus lemon. Jangan memberikan madu keada anak-anak kurang dari 1 tahun.
  2. Tinggikan kepala dengan beberapa bantal di malam hari untuk meringankan batuk kering.
  3. Mencoba untuk mengurangi batuk dengan menggunakan permen mentol ataupun minuman yang mengandung mentol. Hal ini bertujuan untuk mengurangi reflex batuk.
  4. Berhenti merokok sebagai salah satu bentuk pencegahan batuk karena asap rokok yang terhirup bisa mengiritasi tenggorokan sehingga akan memperparah gejala yang muncul.
  5. Hindari paparan allergen yang terhirup seperti asap, debu, atau polutan lainnya. Gunakan masker wajah untuk menghindari allergen.
  6. Istirahat yang cukup sebagai salah satu bentuk pencegahan batuk. Stres dan kurang istirahat bisa menurunkan sistem kekebalan tubuh sehingga lebih mudah tertular penyakit. Istirahatlah yang cukup dan usahakan agar tidak kurang tidur. Karena ketika tidur, otak akan beristirahat dan tubuh mengisi ulang energi serta melawan setiap infeksi.
  7. Mengonsumsi makanan tertentu sebagai bentuk lain dari pencegahan batuk. Sayuran berdaun hijau seperti bayam dan buah-buahan yang kaya vitamin seperti jeruk bisa memberikan nutrisi dan vitamin yang membantu tubuh melawan infeksi serta meningkatkan kekebalan tubuh. Beberapa makanan diketahui bermanfaat untuk mengatasi batuk seperti bawang mentah berguna menghilangkan dahak, akar kunyit untuk batuk kering dan secangkir jus anggur yang dicampur 1 sendok teh madu disarankan untuk mengatasi batuk.
  8. Melakukan aromaterapi. Prinsip dari aromaterapi adalah menghirup aroma yang berbeda-beda. Dengan menghirup suatu uap bisa efektif mencairkan lendir dan mengurangi iritasi, serta menghirup minyak esensial dapat menstimulasi paru-paru untuk mengusir dahak.
  9. Mandi dengan air hangat. Mandi dengan air hangat dapat membantu mengurangi batuk dengan melonggarkan sekresi di hidung . Hal ini juga bermanfaat untuk pencegahan terhadap alergi.
  10. Penggunaan humidifier juga bisa menjadi salah satu bentuk pencegahan batuk. Jika di rumah terasa kurang lembab (kering), sekresi hidung (ingus) menjadi kering sehingga tidak nyaman. Penambahan humidifier bertujuan untuk menambah kelembaban udara di rumah sehingga membantu meringankan batuk. Tetapi, penggunaan ini jangan berlebihan.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...