BATUK (KERING & BERDAHAK)

Komplikasi Batuk

Terdapat banyak sekali potensi terjadinya komplikasi batuk, antara lain:

1. Komplikasi batuk yang menyerang sistem saraf pusat:

  • Pingsan (hilangnya kesadaran sementara yang disebabkan karena batuk)
  • Sakit kepala
  • Emboli udara otak (keadaan dimana adanya udara yang memasuki pembuluh darah otak dan menyebabkan sumbatan aliran darah)
  • Rhinorrhea cairan otak (keluarnya lendir yang berasal dari cairan otak melalui hidung)
  • Radikulopati servikal akut (gangguan serabut saraf leher)
  • Kejang
  • Stroke akibat diseksi arteri vertebralis (pecahnya pembuluh darah otak)

2. Komplikasi batuk yang menyerang sistem pernapasan:

  • Emfisema interstisial pulmoner (penyakt yang gejala utamanya adalah berupa penyempitan saluran napas, karena kantung udara di paru menggelembung secara berlebihan dan mengalami kerusakan yang luas)
  • Trauma laring
  • Trauma trakeobronkial
  • Kambuhnya penyakit asma
  • Pneumothorax (terdapat udara pada rongga pleura yang secara normal tidak ada)
  • Pneumomediastinum (terdapat udara pada rongga di antara paru-paru kanan dan kiri yang berisi jantung, aorta, dan arteri besar, pembuluh balik besar, trakea, kelenjar timus, saraf, jaringan ikat, kelenjar getah bening dan salurannya.
  • Subcutaneous emphysema (terdapat udara pada rongga bawah kulit)

3. Komplikasi batuk yang menyerang sistem kardiovaskular:

  • Hipotensi arteri
  • Hilangnya kesadaran
  • Robekan pembuluh darah subkonjungtival (pada pembuluh darah mata)
  • Robekan pembuluh darah hidung
  • Robekan pembuluh darah anus
  • Bradiaritmia (denyut jantung yang berkurang frekuensinya)
  • Takiaritmia (denyut jantung yang bertambah frekuensinya)

4. Komplikasi batuk yang menyerang sistem pencernaan:

  • Kejadian refluks gastroesofagus (GERD)
  • Robekan limpa
  • Hernia inguinalis (turun berok)
  • Perforasi/robekan esofagus

5. Komplikasi batuk yang menyerang sistem genitourinari:

  • Inkontinensia urin (kondisi medis yang ditandai dengan hilangnya kendali pada kandung kemih yang berakibat pada kebocoran urin/mengompol)
  • Inversi dari kandung kemih hingga uretra

6. Komplikasi yang menyerang sistem muskuloskeletal

  • Robekan dari otot rektus abdominis
  • Fraktur tulang iga (patahnya tulang iga)
  • Robekan otot interkostalis

7. Lain-lain

  • Gangguan pada luka bekas operasi (dapat terbuka kembali)
  • Terdapat gejala konstitusi
  • Gangguan pada kesadaran
  • Suara serak
  • Pusing berputar
  • Rasa ketakutan akan penyakit yang lebih serius
  • Penurunan pada kualitas hidup
  • Rasa malu pada orang lain (rasa malu dan takut akan dihakimi oleh orang lain)
  • Depresi
  • Petekie (pecahnya pembuluh darah pada kulit)

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...