GEJALA BATU GINJAL

Gejala Batu Ginjal

Penting untuk diketahui bahwa gejala batu ginjal bisa tidak muncul hingga bertahun-tahun lamanya. Butuh waktu lama untuk terjadinya pembentukan batu ginjal sampai ke ukuran yang dapat dideteksi secara klinis. Pembentukan batu umumnya terjadi tanpa disadari, tanpa gejala batu ginjal yang dapat diperiksa secara klinis. Batu ginjal bisa saja terus di dalam ginjal tanpa ada gejala selama bertahun-tahun sampai timbul gejala saat di mana batu berusaha dikeluarkan. Penyebab mengapa batu coba dikeluarkan belum diketahui sampai saat ini. Gejala dari batu ginjal ini umumnya timbul ketika batu ginjal tersangkut di ginjal, mulai bergerak turun dari ginjal menuju kantung kemih melalui ureter dan menyebabkan infeksi. Ureter adalah bagian dari saluran kemih yang menghubungkan ginjal ke kantung kemih, dengan ukuran kecil. Pengobatan batu ginjal diperlukan jika kondisinya sudah mencapai tahap tersebut.

Gejala batu ginjal yang sering dijumpai adalah nyeri persisten di pinggang, kadang sampai di selangkangan, adanya periode nyeri hebat di punggung atau pinggang yang hilang timbul, nyeri ketika berkemih dan merasa ingin lebih sering berkemih. Dapat ditemukan juga darah di dalam urine. Gejala nyeri ini juga dapat dijumpai berupa nyeri yang tidak jelas sumbernya atau nyeri perut yang tidak menghilang, mual muntah dan demam. Gejala nyeri ini dikenal sebagai kolik renal. Kadang dapat juga disertai rasa mual dan muntah.

Batu ginjal umumnya akan menimbulkan gejala saat mengiritasi atau menyebabkan hambatan aliran urin. Umumnya, batu lewat tanpa menimbulkan gangguan atau kerusakan, tetapi dengan gejala nyeri hebat. Tergantung pada lokasi batu, nyeri dapat dirasakan menjalar ke area tertentu. Tanda dan gejala lain yang menyertai batu ginjal biasanya merupakan akibat komplikasi batu ginjal, yang akan dibahas lebih lanjut. Pencegahan batu ginjal sebelum ke tahap komplikasi masih bisa dilakukan dengan deteksi dini penyakit tersebut.

Bagaimana seorang dapat didiagnosis menderita batu ginjal? Langkah-langkah yang dapat dilakukan adalah:

  1. Analisis pada urin di mana urin diperiksa dan dianalisis apakah menunjukkan tanda-tanda infeksi atau adanya komponen dari batu di dalamnya.
  2. Tes darah: berguna untuk menentukan fungsi ginjal dan apakah terdapat gangguan pada tubuh yang dapat menjadi penyebab batu ginjal.
  3. Rontgen pada area perut, dilakukan sebagai langkah awal menemukan batu, dengan jumlah radiasi yang kecil.
  4. Computed tomography (CT) scan: dapat dilakukan untuk menemukan posisi batu dan kemungkinan kondisi yang dapat menyebabkan pembentukan batu. Dilakukan dengan radiasi dan teknologi komputer untuk menghasilkan gambaran tiga dimensi. Dapat diperlukan juga kontras tertentu. Tindakan ini tidak memerlukan proses pembiusan.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...