BATU GINJAL

Komplikasi Batu Ginjal

Komplikasi batu ginjal pertama yang paling mungkin terjadi pada batu ginjal adalah kemungkinan untuk timbul lagi. Dalam 5 tahun pertama setelah timbulnya gejala, bila batu berhasil melalui saluran kemih, kemungkinan seseorang mungkin menderita batu ginjal lagi adalah sebanyak 20%. Angka ini terus meningkat seiring usia. Langkah yang dapat dilakukan ketika batu ginjal kambuh lagi  adalah dengan melakukan langkah pencegahan batu ginjal yang akan dibahas lebih lanjut.

Batu ginjal juga dapat menyebabkan sumbatan total bila batu kemudian tidak dapat melewati saluran kemih. Sumbatan batu ginjal ini dapat meningkatkan tekanan dalam ginjal, menyebabkan kerusakan pada ginjal yang dapat menyebabkan gagal ginjal akut, komplikasi batu ginjal dan bila berlanjut, dapat menjadi gagal ginjal kronik.

Sumbatan pada ureter juga dapat menyebabkan infeksi bakteri. Hal ini karena bakteri-bakteri dalam urin tidak dapat dikeluarkan secara normal dan dapat berkembang biak dengan bebas di dalam ureter dan ginjal. Gejala batu ginjal yang timbul dari infeksi ginjal ini menyerupai gejala batu ginjal umumnya ditambah demam tinggi (>38˚C), penderita menggigil, disertai urin yang seperti berawan atau berbau busuk. Kondisi infeksi ini kemudian dapat menyebabkan kondisi sepsis, di mana bakteri akan menyebar ke seluruh tubuh melalui darah yang akan menyebabkan gangguan di seluruh tubuh dan mengancam nyawa. Komplikasi batu ginjal memang harus ditangani dengan serius menggunakan pengobatan batu ginjal yang tepat dan tanpa kambuh kembali.

Berkaitan dengan gagal ginjal kronik akibat batu ginjal, terdapat banyak faktor risiko yang sudah diidentifikasi tentang bagaimana seseorang dengan batu ginjal lebih mungkin menderita gagal ginjal kronik. Seseorang dengan batu ginjal memiliki risiko dua kali mengalami gagal ginjal kronik tanpa memandang penyakit penyertanya. Kondisi metabolik yang mendukung adalah adanya hipertensi (tekanan darah tinggi), diabetes mellitus, obesitas dan ditemukannya albumin (protein tubuh) di dalam urine. Seperti yang sudah diketahui, diabetes dan hipertensi merupakan faktor risiko gagal ginjal kronik. Kondisi lain yang dapat menyebabkan gagal ginjal setelah adanya batu ginjal adalah gangguan anatomi ginjal sebelumnya. Berdasarkan jenis batunya, ditemukan batu struvite (batu yang terjadi akibat infeksi saluran kemih berulang) dan batu asam urat. Kondisi ini, bersamaan dengan batu ginjal, meningkatkan risiko seseorang menderita gagal ginjal kronik. Untuk itu perlu diketahui tentang penyebab batu ginjal yang bisa dibaca di sini untuk kemudian mencegah komplikasi batu ginjal terjadi.

Artikel Terkait


flu pada bayi 7 bulan

Anak saya 7 bulan berat 9kg tinggi 70 cm. saya tinggal di jambi dan sekarang udara disini berasap karena kebakaran hutan. Anak saya flu ringan…. Dok, apa yang harus saya lakukan untuk membantu agar anak saya sehat kembali dan bila udara berasap baiknya bagaimana...

dok,anak saya umur 5 bulan 2 minggu.dia sudah bisa tengkurap umur 4bln 2 minggu tapii sampai sekarang belom bisa guling2 seperti anak seusianya.berat anak saya 9,3 kg dok..asi ekslusif..apakah bayi saya terlalu gemuk apa masii tergolong normal?

Jawaban Dokter : bu, belum dapat guling-guling untuk usia ini masih termasuk normal bu. Apalagi karena berat badannya besar. Masih ASI eksklusif tapi ya bu. sebab berat badannya setara dengan anak usia 1 tahun bu. Berapakah tingginya? mungkin ibu dapat memperbanyak...