1 Jawaban Dokter

Staff 20/11/2020
Public

Halo Sobat,
Enuresis atau mengompol sering terjadi pada anak-anak dan juga dapat terjadi pada orang dewasa terutama lansia. Mengompol pada orang dewasa bisa disebabkan oleh kondisi tertentu, seperti:

  • Produksi urin (air kencing) yang berlebihan
  • Gangguan hormon, misalnya diabetes insipidus atau kelainan pada hormon antidiuretik yang berfungsi mengatur proses buang air kecil
  • Efek samping obat-obatan tertentu, seperti obat golongan diuretik, obat penenang, dan antihistamin.
  • Penyakit tertentu, seperti: infeksi saluran kemih, kanker kandung kemih, penyakit pada prostat, kelainan saraf dan otak (cedera saraf tulang belakang, epilepsi, multiple sclerosis, atau penyakit Parkinson), sembelit berkepanjangan, gangguan saraf kemih (neurogenic bladder), sleep apnea, penurunan organ panggul, kelemahan otot kandung kemih, penyumbatan pada saluran kemih

Mengatasi kondisi enuresis (mengompol) ini dapat dilakukan dengan beberapa cara yaitu

  1. Konsumsi obat-obatan yang diberikan sesuai dengan penyebab nya
  2. Senam Kegel untuk enuresis yang disebabkan oleh kelemahan otot kandung kemih
  3. Fisioterapi untuk memperbaiki kekuatan otot dan saraf pada kandung kemih
  4. dan lainnya sesuai dengan penyebab

Urin (air seni) yang normal ditandai dengan warna kuning hingga jernih dan berbau khas normal.
Beberapa penyebab urin bau menyengat:

  • Konsumsi makanan/minuman atau obat tertentu seperti: petai, jengkol, kopi, suplemen vitamin, dan lainnya
  • Hamil, karena kadar hormon mengalami peningkatan terutama saat trimester awak kehamilan
  • Kondisi medis tertentu seperti: dehidrasi (kekurangan cairan), infeksi saluran kemih, diabetes, fistula vesikointestinal, penyakit hati, penyakit urin sirup mapel (genetik), fenilketonuria (bau seperti urin tikus), dan lainnya

Beberapa cara mengatasi mencegah atau mengurangi terjadinya bau menyengat pada urin yaitu:

  1. Perbanyak minum air putih minimal 8 gelas perhari
  2. Tidak menahan buang air kecil
  3. Membersihkan kemaluan dengan air bersih yang mengalir setelah buang air kecil melalui depan menuju belakang untuk menghindari kuman berpindah dari anus.
  4. Olahraga rutin, lakukan senam Kegel, tidak banyak duduk.
  5. Batasi konsumsi makanan minuman yang menyebabkan urin bau menyengat
  6. Konsumsi obat-obatan sesuai dengan penyebab nya (infeksi saluran kemih, dan lainnya)

 
Kondisi enuresis dan urin berbau menyengat yang tidak diketahui penyebabnya, tidak membaik atau justru semakin berat dan disertai keluhan lain seperti demam, terdapat darah pada urin, dan nyeri pada daerah punggung pinggang panggul atau nyeri saat berkemih, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter spesialis urologi untuk mendapatkan penanganan yang tepat. 
 
Terima kasih telah menggunakan layanan Tanyadok. Semoga bermanfaat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.