Sesak nafas

Ibu saya sudah 2thn lebih cuci darah rutin 2 x seminggu. Dalam satu hari satu malam minum 600 ml air murni dan buang air seni nya kurang sedikit dari 600 ml. Ibu saya ada keluhan sesak nafas sehingga langsung cek kedokter jantung dan dokter menyebutkan ada penumpukan cairan di jantung ibu saya. Dan di berikan obat untuk buang cairan yg di jantung ibu saya. Dengan hormat mohon penjelasan tentang kasus yang terjadi pada ibu saya Dok. 🙏 🙏 🙏

1 Jawaban Dokter

Staff 20/11/2020
Public

Halo Sobat,
Beberapa penyebab sesak napas yang paling sering yaitu:

  • masalah pada saluran pernapasan dan paru (seperti: asma, penyakit paru obstruksi kronis, infeksi paru, tumor/kanker dan lainnya)
  • masalah pada jantung (seperti: pembengkakan jantung, gagal jantung, serangan jantung, penyakit jantung koroner, lemah jantung, aritmia dan lainnya)
  • masalah pada ginjal (seperti: gagal ginjal akut/kronis)
  • dapat juga dialami karena masalah pada lambung (seperti: maag/gastritis iritasi lambung, GERD dan lainnya)
  • dan lainnya.

Pada kasus yang Sobat tanyakan ada 2 yang akan dibahas

  1. Cuci darah atau hemodialisa biasa dilakukan pada pasien CKD (Chronic Kidney Disease) atau gagal ginjal kronis dimana terdapat penurunan fungsi ginjal secara bertahap. Fungsi ginjal terpenting yaitu: mengatur keseimbangan cairan tubuh dan elektrolit (dapat menyebabkan penumpukan cairan di tubuh), membuang sisa metabolisme tubuh dan membantu proses pembentukan sel darah merah (eritrosit). Oleh karena itu, jika fungsi ini terganggu maka dapat menyebabkan beberapa gejala salah satunya adalah sesak. 
  2. Penumpukan cairan di jantung, biasanya dokter akan memberikan obat untuk mengeluarkan cairan dari jantung, pada pasien gagal ginjal yang masih dapat mengeluarkan urin (air seni) pemberian obat ini masih dapat diberikan dengan berbagai macam pertimbangan. Oleh karena itu penting untuk berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis jantung dan juga spesialis konsultan ginjal & hipertensi tentang hal ini.

Saran saya sebaiknya Sobat berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis yang sudah menangani Ibu Anda agar penanganan yang didapat lebih baik dan komprehensif.
Terima kasih telah menggunakan layanan TanyaDok, semoga bermanfaat 🙂

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.