1 Jawaban Dokter

Staff 09/11/2020
Public

Selamat pagi, terima kasih sudah menggunakan layanan online tanyadok.
Bersendawa merupakan salah satu gejala dari gangguan saluran cerna.  Dispepsia merupakan istilah yang menunjukkan rasa nyeri atau tidak menyenangkan pada bagian atas perut.  disertai dengan keluhan lain yaitu perasaan panas di dada dan perut, regurgitas, kembung, perut terasa penuh, cepat kenyang, sendawa, anoreksia, mual, muntah dan banyak mengeluarkan gas asam dari mulut. Sindroma dispepsia ini biasanya diderita selama beberapa minggu /bulan yang sifatnya hilang timbul atau terus menerus.
Gastritis atau lebih dikenal sebagai maag berasal dari bahasa yunani yaitu gastro, yang berarti perut/lambung dan itis yang berarti inflamasi/peradangan. Maag adalah inflamasi dari mukosa lambung.  Gejala atau tanda penyakit asam lambung maag yang biasanya dirasakan adalah perut yang dirasa perih dan juga mulas karena akibat dari pola makan yang kurang seusai jadwal. Sakit maag diakibatkan oleh kelebihan asam lambung, sehingga dinding lambung lama-lama tidak kuat menahan asam lambung tadi sehingga timbul rasa sakit yang sangat mengganggu si penderita. Adapun beberapa gejala dari penyakit maag (gastritis) antara lain: sakit ulu hati, mual, muntah, nafsu makan berkurang, mulut pahit, sering bersendawa.
Hiatus hernia adalah kondisi di mana bagian atas lambung masuk ke rongga dada. Lambung yang seharusnya di rongga perut, menonjol ke atas melalui celah di otot diafragma, yaitu otot yang memisahkan rongga dada dengan rongga perut. Hiatus hernia banyak dialami oleh orang-orang yang berusia di atas 50 tahun, di mana otot-otot di dalam tubuhnya mulai mengendur dan melemah. Penyebab dari hiatus hernia yaitu tekanan yang besar pada rongga perut dan secara terus menerus (misalnya pada orang yang menderita keluhan batuk kronis, sembelit, atau dalam pekerjaannya sering mengangkat benda bera), cedera pada diafragma, sedang hamil, menderita penyakit yang mengakibatkan menumpuknya cairan di perut (asites), misalnya sirosis, terlahir dengan kondisi celah pada diafragma yang besar. Gejala yang dapat dirasakan antara lain sensasi terbakar di dada (heartburn), sering bersendawa, terasa pahit atau asam di tenggorokan, sulit menelan, napas pendek.
Pada umumnya penyebab terjadinya masalah lambung ini yaitu perubahan pola makan yang tidak teratur, obat-obatan (steroid), makan makanan yang asam, zat-zat seperti nikotin dan alkohol serta adanya kondisi kejiwaan stres, pemasukan makanan menjadi kurang sehingga lambung akan kosong, kekosongan lambung dapat mengakibatkan luka pada lambung akibat gesekan antara dinding-dinding lambung, kondisi demikian dapat merangsang terjadinya kondisi asam pada lambung, terjadi muntah sehingga intake tidak adekuat baik makanan maupun cairan. Oleh kareina itu hindari faktor pencetus. Jika keluhan semakin berlanjut kami sarankan untuk kontrol ke dokter spesialis penyakit dalam untuk penanganan lebih lanjut (tentunya dengan membuat perjanjian hari dan jam praktek, memakai masker jika keluar rumah, terapkan physical distancing dan rajin cuci tangan).
Semoga bermanfaat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.