1 Jawaban Dokter

Staff 03/11/2020
Public

Selamat Pagi Sobat.
Terimakasih telah menghubungi Layanan Tanyadok,
Jerawat adalah sebuah kondisi ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, atau pun kotoran dan dapat terjadi peradangan atau pun infeksi pada folikel tersebut. Bentuk jerawat sangat bervariasi, mulai dari berbentuk komedo putih, komedo hitam, benjolan kecil berwarna merah dan nyeri, sampai dengan benjolan berisi nanah.
Pengobatan jerawat pun bergantung pada derajat jerawat yang diderita. Semakin berat derajat jerawatnya, maka semakin membutuhkan penanganan yang intensif. Sebaiknya sobat berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit mengenai derajat jerawat yang sobat alami, agar mendapatkan pengobatan yang tepat. 
Berikut penyebab dari jerawat yaitu :

  • Genetik. Jerawat merupakan penyakit genetik akibat adanya peningkatan kepekaan unit pilosebasea terhadap kadar androgen yang normal. Faktor genetik ini berperan dalam menentukan bentuk, gambaran klinis, penyebaran lesi dan durasi penyakit.
  • Hormonal. Hormon Androgen, hormon ini menyebabkan kelenjar palit(kelenjar pada kulit) bertambah besar dan produksi sebum meningkat. Hormon Estrogen, pada keadaan fisiologi, estrogen tidak berpengaruh terhadap produksi sebum. Hormon Progesteron, produksi sebum tetap selama siklus menstruasi, akan tetapi kadang-kadang progesteron dapat menyebabkan jerawat premenstrual.
  • Makanan. Jenis makanan yang sering dihubungkan dengan timbulnya jerawat adalah makanan yang tinggi lemak (kacang, daging, susu dan es krim), tinggi karbohidrat, beryodida tinggi (makanan asal laut) dan makanan yang pedas. Jenis makanan diatas diyakini dapat merubah komposisi sebum dan menaikkan produksi kelenjar sebasea.
  • Psikis. Stress emosi pada sebagian penderita dapat menyebabkan kambuhnya jerawat, hal ini terjadi melalui mekanisme peningkatan produksi hormon androgen dalam tubuh.
  • Musim/iklim. Suhu yang tinggi, kelembaban udara yang lebih besar, serta sinar ultraviolet yang lebih banyak menyebabkan jerawat lebih sering timbul pada musim panas dibandingkan dengan musim dingin.
  • Infeksi Bakteri, Bakteri yang terlibat dalam proses terbentuknya jerawat adalah Corynebacterium acnesStaphylococcus epidermidis dan  Propionibacterium acnes. Peran bakteri ini adalah membentuk enzim lipase yang dapat memecah trigliserida menjadi asam lemak bebas yang bersifat komedogenik. 
  • Kosmetika. Menggunakan alas bedak, blush on dan bedak padat bisa memicu munculnya jerawat, hal ini dikarenakan partikel kosmetik tersebut bisa menyumbat pori-pori atau bersifat komedogenik.
  • Terlalu sering terpapar sinar matahari. Beraktivitas di bawah sinar matahari membuat tubuh berkeringat. Kelenjar minyak pun menjadi lebih aktif. Tumpukan minyak inilah yang menyebabkan jerawat muncul.
  • Bahan kimia lainnya. Mengonsumsi obat-obatan jenis tertentu bisa membuat jumlah bakteri penyebab timbulnya jerawat bertambah banyak, sehingga jerawat menjadi lebih sering muncul.

Bila keluhan yg sobat rasakan sangat mengganggu disarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis kulit & kelamin. Dan jangan lupa keluar menggunakan masker , physical distancing dan selalu cuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer.
Semoga Bermanfaat 

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.