1 Jawaban Dokter

Staff 03/08/2020
Public

Selamat pagi, terima kasih sudah menggunakan layanan online tanyadok.
ASI adalah nutrisi terbaik untuk bayi. Namun ada kalanya  pemberian ASI eksklusif tidak dapat terlaksana sehingga terpaksa dilakukan pemberian susu formula. Susu sapi merupakan protein asing yang pertama kali dikenal oleh bayi yang tidak mendapat ASI. Alergi susu sapi (ASS) tidak hanya dialami oleh bayi dengan konsumsi susu formula, namun dapat juga dialami oleh bayi dengan ASI eksklusif. ASS umumnya menimbulkan gejala saluran cerna berupa muntah, keram perut, kolik, atau diare. Diare dapat disertai darah karena adanya reaksi peradangan yang berat di usus/rektum. Selain itu, ASS dapat menimbulkan gejala di kulit (seperti ruam) dan di saluran napas (pilek alergi atau napas grok – grok). Beberapa jenis susu formula alternatif yang tersedia sebagai pengganti antara lain:

  1. Susu formula hidrolisat ekstensif. Pada susu ini, protein susu sapi terdapat dalam bentuk yang telah dipecah menjadi komponen yang lebih kecil. Sebagian besar bayi dan anak ASS dapat mentoleransi susu jenis ini dengan baik. Susu yang termasuk jenis ini misalnya Nutramigen®, Pregestimil®, dan Pepti-Yunior®.  
  2. Formula asam amino. Formula yang mengandung asam amino bebas (bentuk paling sederhana dari protein) sebagai sumber nitrogen ini merupakan pilihan terbaik untuk bayi dengan ASS, terutama pada ASS berat. Formula asam amino dianggap sebagai pengobatan pilihan pertama untuk ASS. Formula yang termasuk jenis ini misalnya Neocate®. 
  3. Formula kedelai (soya). Formula ini menggunakan kedelai sebagai sumber protein untuk mengganti komponen susu sapi. Meskipun tidak mengandung susu sapi, namun dapat terjadi reaksi silang antara protein susu sapi dengan protein kedelai, sehingga 10 – 14% bayi ASS dapat mengalami reaksi alergi dengan penggunaan susu ini. Formula kedelai tidak dianjurkan untuk bayi di bawah 6 bulan. 

Untuk lebih baik, sebaiknya dikonsulkan terlebih dahulu ke dokter spesialis anak untuk penanganan lebih lanjut dan rekomendasi susu yang sesuai dengan keadaan anak (tentunya dengan membuat perjanjian hari dan jam praktek, memakai masker jika keluar rumah, terapkan physical distancing dan rajin cuci tangan).
Semoga bermanfaat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.