Bintik-bintik kemerahan pada area pipi dan mata bayi silih berganti

Bayi perempuan umur 2 bulan, BB terakhir dicek saat satu bulan 4,2 kg dari lahir mengkonsumsi produk Nutribaby Royal Actiduobio, setelah 2 minggu muncul gejala bintik kemerahan di area wajah dan mata. Di diagnosis oleh dokter anak ada alergi susu sapi, dan diresepkan dengan Nutribaby PHP 1. Setelah 4 minggu mengkonsumsi susu tersebut gejalanya sudah tidak muncul lagi. Apa bisa saya ganti kembali dengan produk Nutribaby Royal biasa?

1 Jawaban Dokter

Staff 27/07/2020
Public

Selamat pagi, terima kasih sudah menggunakan layanan online tanyadok.
Alergi adalah reaksi hipersensitivitas yang dicetuskan melalui reaksi imunologi; salah satunya oleh protein susu sapi. Sedangkan reaksi hipersensitivitas adalah gejala klinis akibat paparan zat tertentu, yang pada anak normal paparan tersebut tidak menimbulkan gejala (dapat ditoleransi oleh anak normal). Banyak faktor mengapa bayi mengalami alergi terhadap protein susu sapi, antara lain (1) faktor genetik, 40% bayi yang lahir dari ibu penderita alergi kemungkinan akan mengalami alergi pula di kemudian hari; (2) Terpapar bahan alergi, bahan tidak saja yang dimakan oleh bayi secara langsung tetapi juga yang dimakan oleh ibu menyusui; (3) Faktor lain yang ikut berkontribusi, seperti polusi udara, asap rokok, binatang piaraan, cuaca. Alergi protein susu sapi dapat mengenai berbagai organ tubuh anak, misalnya saluran napas memperlihatkan gejala pilek dan batuk berulang, saluran cerna memperlihatkan muntah, sakit perut berulang serta diare yang dapat disertai darah, kulit kemerahan dan biduran. Bahkan pada reaksi yang berat dapat menimbulkan bengkak pada beberapa bagian tubuh, seperti mata, telinga, bahkan sampai syok (meski jarang). Bagaimana caranya agar reaksi alergi protein susu sapi tidak terjadi?, caranya adalah menghindarkan bayi dari protein susu sapi (susu sapi dan produknya) sampai usia 12 bulan (sesuai dengan perjalanan penyakit alergi protein susu sapi). Bila masih memperlihatkan gejala alergi dapat diteruskan sampai usia 2 atau 3 tahun. Namun sebaiknya dikonsulkan terlebih dahulu pada dokter spesialis anak untuk penanganan lebih lanjut untuk mencegah timbul rekasi alergi yang berat (tentunya dengan membuat perjanjian hari dan jam praktek, memakai masker jika keluar rumah, terapkan physical distancing dan rajin cuci tangan).
Semoga bermanfaat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.