Tekanan darah Rendah

Tekanan darah Rendah
Assalamualaikum
Maaf dokter saya mau tanya,kata Dokter Spesialis jantung Ibu saya memiliki penyakit jantung katanya jantungnya sudah lemah, sekarang terus berobat, tekanan darah ibu saya yang rendah dokter 90/55( memang ibu saya diberi obat tekanan darah tinggi oleh doket Spesialis jantungnya),detak jantungya 70/menit
yang saya mau tanyakan tentang
1.apa dampak dari tekanan darah rendah itu dokter,komplikasinya,apakah bahaya???
2.bagai mana mengatasinya???agar Tekanan darah ibu saya di atas 90/60
3.ibu saya mempunyai tabung O2,apakah memberikan O2 di rumah itu membantu???
Terima kasih bantuanya Dokter

1 Jawaban Dokter

Staff 17/06/2020
Public

Selamat pagi, terima kasih sudah menggunakan layanan online tanyadok.
Tekanan darah rendah atau yang sering disebut dengan hipotensi yaitu kondisi dimana tekanan darah didapatkan lebih rendah dari nilai normal yang umum ditemukan pada individu normal. Hipotensi dapat ditemukan pada sekitar 6% pada populasi umum. Namun kejadian ini meningkat pada usia lanjut yang ditambah dengan penyakit komorbid, seperti Diabetes mellitus dan Parkinson. Hipotensi juga bisa disebabkan oleh kondisi atau penyakit tertentu, seperti

  • kehamilan
  • konsumsi obat-obatan tertentu
  • ketidakseimbangan hormon
  • dehidrasi
  • adanya infeksi
  • adanya penyakit jantung
  • kekurangan nutrisi
  • perdarahan
  • adanya reaksi alergi yang parah.

Gejala yang timbul dari hipotensi yaitu pusing, mual dan muntah, lemas, pandangan buram, konsentrasi berkurang, tubuh terasa tidak stabil, pingsan, sesak napas. Berikut beberapa cara untuk mencegah atau mengurangi gejala hipotensi yaitu menghindari konsumsi minuman berkafein pada malam hari dan membatasi konsumsi alkohol, makan dalam porsi kecil namun sering, dan tidak langsung berdiri setelah makan, memposisikan kepala lebih tinggi ketika tidur (sekitar 15 cm), berdiri secara perlahan dari posisi duduk atau berbaring, menghindari terlalu lama berdiri atau duduk, dan menghindari duduk bersila, tidak membungkuk atau mengubah posisi tubuh secara tiba-tiba, dan hindari mengangkat beban berat. Komplikasi dari hipotensi yaitu pusing dan lemas yang disebabkan hipotensi berisiko menimbulkan cedera pada penderita akibat terjatuh. Sedangkan hipotensi berat hingga menimbulkan syok, dapat membuat tubuh kekurangan oksigen. Kondisi ini berdampak pada terganggungnya fungsi berbagai organ, seperti otak dan jantung. Namun dikarenakan orangtua sobat ada riwayat sakit jantung kami sarankan untuk kontrol ulang ke dokter spesialis jantung untuk penanganan lebih lanjut (tentunya dengan membuat perjanjian hari dan jam praktek, memakai masker jika keluar rumah, terapkan physical distancing dan rajin cuci tangan).
Terapi oksigenisasi diperlukan, jika kandungan oksigen dalam tubuh berada di bawah batas normal. Normalnya, kadar oksigen dalam darah yang dibutuhkan oleh tubuh agar berfungsi optimal yakni 95-100 persen, jika dihitung dengan alat pulse oximeter. Jika kadar oksigen darah turun hingga di bawah 90 persen, fungsi organ dan jaringan tubuh akan ikut menurun sehingga dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius.
Semoga bermanfaat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.