1 Jawaban Dokter

Staff 15/06/2020
Public

Selamat pagi, terima kasih sudah menggunakan layanan online tanyadok.
Tidur merupakan aspek kehidupan yang sangat penting dimana terjadinya istirahat secara berulang dalam keadaan ambang rasa terhadap rangsangan menjadi lebih tinggi dibandingkan dalam keadaan terjaga. Tidur berguna untuk memulihkan energi yang telah hilang ketika melakukan aktivitas dalam memenuhi kebutuhan hidup, memperlancar produksi hormon pertumbuhan tubuh, meningkatkan kekebalan tubuh, dan meregenerasi sel-sel yang rusak. Kebutuhan tidur setiap orang berbeda-beda, baik waktu tidur maupun jumlah tidur. Sulit tidur merupakan suatu gejala yang sering dikeluhkan dan menyebabkan rasa tidak nyaman dan tidak puas serta bisa mengurangi produktivitas seseorang. Gangguan sulit tidur dapat disebabkan oleh : 

  • Faktor Eksternal
    • Faktor Sosial, adanya pencetus seperti beban akademis, rusaknya suatu hubungan, dan adanya bullying.
    • Faktor Lingkungan, adanya lingkungan kerja maupun rumah yang tidak nyaman, penuh dengan tekanan, lingkungan dengan pencahayaan yang tidak sesuai, terlalu berisik, dan suhu ruangan atau lingkungan yang terlalu tinggi maupun rendah.
    • Faktor Toksin, beberapa zat toksik seperti alkohol, nikotin, obat anti depresan, kafein dapat mempengaruhi gangguan sulit tidur
  • Faktor Internal
    • Faktor Kondisi Medis, adanya penyakit yang mendasari seperti gagal ginjal, peradangan sendi, sakit jantung, dan asma.
    • Faktor Kronobiologis, kurangnya aktivitas pada siang hari sehingga seseorang lebih banyak tidur pada siang hari dan menyebabkan gangguan pada irama tidur
    • Faktor Psikis, seperti gangguan mood (depresi), kecemasan, dan gangguan psikotik (skizofrenia) juga dapat menimbulkan gangguan tidur.

Untuk sementara buat lingkungan kamar yang nyaman, bersih, suhu ruangan yang sesuai, dan ubah pola pikir pemahaman Sobat yang salah tentang sebab akibat gangguan tidur, serta hindari faktor pencetus seperti hindari stress, hindari tidur pada siang hari yang lama, hindari minum alkohol, dan kafein, olahraga teratur. Jika keluhan semakin berlanjut kami sarankan untuk kontrol ke dokter psikiatri untuk penanganan lebih lanjut (tentunya dengan membuat perjanjian hari dan jam praktek, memakai masker jika keluar rumah, terapkan physical distancing dan rajin cuci tangan).
Semoga bermanfaat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.