1 Jawaban Dokter

Halo, Sobat.
Perlu sobat ketahui rapid test covid-19 berfungsi sebagai pemeriksaan skrining bukan pemeriksaan untuk mendiagnosa infeksi virus Corona atau Covid-19. Tes yang dapat memastikan apakah seseorang reaktif terinfeksi virus Corona sejauh ini hanyalah pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR). Pemeriksaan ini bisa mendeteksi langsung keberadaan virus Corona, bukan melalui ada tidaknya antibodi terhadap virus ini. Kita perlu memahami bahwa hasil reaktif dari rapid test tidak menjadikan seseorang dapat dikatakan menderita COVID-19. Hasil reaktif harus dikonfirmasi dengan tes PCR yang direkomendasikan WHO untuk memastikan apakah yang terdeteksi betul-betul berkaitan dengan penyakit COVID-19.
Apabila sobat telah melakukan isolasi mandiri sebelumnya, dan tidak ada keluhan berat yang dirasakan, tindakan selanjutnya yang sobat bisa lakukan adalah melanjutkan isolasi sampai hari ke 14. Apabila isolasi telah selesai dilakukan, sebaiknya sobat memeriksakan diri untuk dilakukan pemeriksaan SWAB atau test PCR untuk mengkonfirmasi apakah masih ada virus covid-19 ini ditubuh sobat atau tidak.
Terima kasih. Semoga membantu. 

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.