1 Jawaban Dokter

Staff 02/05/2020
Public

Selamat pagi, terima kasih telah melakukan pertanyaan melalui tanyadok.
Alergi susu adalah suatu kondisi akibat respons tidak normal dari sistem kekebalan tubuh setelah mengonsumi susu atau produk-produk olahan susu. 
Reaksi alergi susu terjadi secara berbeda-beda bagi tiap orang. Namun, umumnya reaksi alergi dapat muncul dalam hitungan menit hingga jam setelah mengonsumsi susu. Gejala-gejala alergi susu yang dapat muncul dengan segera setelah mengonsumsi susu, yaitu gatal-gatal atau rasa seperti disengat di sekitar mulut dan bibir, bengkak pada bibir, lidah, atau amandel, muntah, batuk, mengi atau bengek (napas yang disertai bunyi melengking), dan sesak napas (dyspnea). 
Alergi susu berbeda dengan intoleransi susu atau laktosa. Intoleransi laktosa merupakan ketidakmampuan tubuh dalam mencerna gula dalam susu, dan tidak berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh. Gejala dan pengobatannya juga berbeda dengan alergi susu. Dua kandungan utama pada protein susu yang menjadi penyebab alergi susu adalah kasein dan whey.
Penanganan alergi susu yang terjadi pada balita dapat dilakukan melalui cara-cara berikut ini:

  • Pemberian ASI. ASI merupakan sumber nutrisi terbaik untuk bayi, yang diberikan secara eksklusif selama 6 bulan pertama usianya, hingga beberapa tahun ke depan. Cara ini yang paling disarankan untuk menghindari Si Kecil dari bahaya alergi susu.
  • Susu kacang kedelai. Pemberian susu kedelai yang sudah difortifikasi lengkap untuk kebutuhan nutrisi bayi.
  • Susu yang mengandung zat hipoalergenik. Merupakan susu yang dihasilkan dari proses pemecahan protein susu, seperti kasien dan whey.

terima kasih, semoga infonya bermanfaat. 

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.