Badan berasa tidak nyaman, kadang lemas

Dokter Yth,
Baru saja aku diminta test lab darah,
Hasilnya:
Hematologi Agregasi Trombosit, hasilnya :
– ADP 1.0 uM 7.3%,
– ADP 2.0 uM 22.9%
– ADP 5.0 uM 39.0%
– ADP 10.0 uM 48.0% (Hipoagregasi)
Kimia:
Asam urat 6.2 mg/dL
Calcium ion # 1.25mmol/L
Vitamin D 25-OH Total # 27.4 ng/mL (Insufisiensi)
Saya laki2 umur 51 tahun. Dari hasil lab itu, apa artinya dan apa yang mesti aku lakukan ?
Terima kasih

1 Jawaban Dokter

Halo, Sobat.
Berdasarkan hasil lab yang sobat paparkan, terdapat kadar agregasi trimbosit ADP 10.0 uM 48.0% yang sedikit dibawah normal, dimana seharusnya ADP 10.0 uM 49-84%. Tes Agregasi Thrombosit adalah tes untuk memeriksa kemampuan fungsi trombosit dengan cara mengetahui seberapa cepat darah menggumpal/mengental dengan menggunakan reagen ADP dan atau tanpa reagen Epinephrin maupun reagen Kolagen. Hypo Agregasi adalah adalah keadaan dimana darah sangat lambat untuk menggumpal, sehingga beresiko pendarahan.
Namun, kemungkinan yang menyebabkan sobat mengalami tubuh lemas adalah insufisiensi vitamin D. Defisiensi vitamin D jika kadarnya <20 ng/mL, insufisiensi vitamin D jika kadar 20-29,9 ng/mL, dan normal jika kadar 30-100 ng/mL, sementara itu  hasil lab sobat menunjukan Vitamin D 25-OH Total # 27.4 ng/mL yang menandakan insufisiensi. 
 

Vitamin D sangat diperlukan oleh tubuh kita. Pada bayi, anak, dan remaja, konsumsi vitamin D dapat mengurangi risiko gigi berlubang 36-49 persen. Kekurangan vitamin D juga berpeluang tinggi mengakibatkan pengeroposan tulang karena vitamin D berperan untuk membantu tubuh menyerap kalsium. Mungkin saat ini hasil ion kalsium sobat masih dalam batas normal, namun apabila kekurangan vitamin D ini berlangsung lama, maka bukan tidak mungkin akan mengalami masalah keropos tulang / osteoporosis. Selain itu, kekurangan vitamin D juga menyebabkan infeksi pernapasan, gigi tanggal, penyakit kardiovaskular, hipertensi, dislipidemia, intoleransi glukosa, diabetes, serta penyakit autoimun.
Sebenarnya tubuh manusia dapat menghasilkan vitamin D sendiri dengan bantuan sinar matahari (UVB). Namun,, kekurangan vitamin ini bisa terjadi karena orang-orang yang lebih sering berdiam di rumah, jarang berjemur atau pun memakai tabir surya full seluruh area tubuh. Beberapa hal lain yang bisa menyebabkan kadar vitamin D rendah, seperti berat badan, kulit, pigmentasi, jenis kelamin, dan usia. Dibandingkan dengan pria, wanita memiliki kadar vitamin D lebih rendah. Berat badan juga berpengaruh, karena lemak tubuh menyerap vitamin D dan menjaganya agar tidak beredar di seluruh aliran darah. Begitu pula dengan usia, semakin bertambah usia, vitamin D yang diserap tubuh dari makanan dan kulit menjadi lebih sedikit.
Oleh karena itu, untuk mengatasi hal ini sobat dapat mencoba berjemur pada jam 8 – 9 pagi, sekitar 15-30 menit tergantung jenis kulit, semakin putih kulitnya maka waktu yang dibutuhkan untuk berjemur semakin sebentar. Jangan lupa untuk  tetap menggunakan tabir surya pada wajah saja dan menggunakan baju tidak berlengan atau pun punggung yang terbuka. Selain itu, sobat juga dapat mengkonsumsi vitamin D 1000 IU untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin D. Namun, jangan lupa untuk tetap mengecek kadar vitamin D sobat secara berkala di laboratorium.

Terima kasih banyak,

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.