panas

anak saya umur nya 3 bulan.. panas nya naik turun 37.1 sudah saya kasih tempra tetap naik turun.. dan bab stiap 4 jam sekali seperti biji.. apa yg harus saya lakukan dok.. saya takut untuk ke rumah sakit dalam situasi seperti ini.. makasih dok

2 answer

Staff 24/03/2020
Public

Halo Sobat, terimakasih sudah menggunakan konsultasi online TanyaDok. Saya akan berusaha membantu pertanyaan Sobat. 
Definisi demam bergantung dari lokasi pengukuran suhu yang dilakukan, pengukuran suhu tubuh yang mendekati sebenarnya adalah pengukuran suhu tubuh di dubur, dan dikatakan demam apabila suhu dubur >38 derajat celcius. Pengukuran suhu melalui ketiak (axilar) hanya dapat dilakukan pada anak besar mempunyai daerah aksila cukup lebar, pada anak kecil ketiaknya sempit sehingga terpengaruh suhu luar. Pastikan puncak ujung termometer tepat pada tengah aksila dan pengukuran dilakukan selama 5 menit. Hasil pengukuran aksila akan lebih rendah sekitar 0,5 derajat celcius dibandingkan dengan hasil pengukuran melalui dubur (jadi hasilnya sekitar >37,5 derajat celcius untuk dikatakan demam).
Saat anak mengalami demam, orang tua harus memperhatikan aktivitas anaknya secara umum, apakah masih aktif, makan dan minum dengan baik, dan perhatikan buang air kecil anaknya setiap 3-4 jam. Pada anak sedang tertidur lelap, sebaiknya orangtua tidak membangunkan untuk memberi obat penurun panas.
Penurunan suhu tubuh dapat dibantu dengan penggunaan obat penurun panas (antipiretik). Indikasi  utama pemberian obat penurun panas adalah membuat anak merasa nyaman dan mengurangi kecemasan  orangtua, bukan menurunkan suhu tubuh. Pemberian obat penurun panas diindikasikan untuk anak demam dengan suhu 38 derajat celcius (pengukuran dari lipat ketiak). Dengan menurunkan suhu tubuh maka aktivitas dan kesiagaan anak membaik, dan perbaikan suasana hati (mood) dan nafsu makan juga semakin membaik. Pemberian obat penurun panas harus diberikan berdasarkan berat badan anak dan diperlukan sendok obat yang khusus, yang bisa didapatkan dari apotek saat membeli obat tersebut.
Terapi fisik (nonfarmakologi) yang dpaat dilakukan adalah istirahat baring, kompres hangat, dan banyak minum (berusaha disusui sesering mungkin)
Apabila kondisi anak demam tinggi tidak kunjung turun, menjadi lemas, lebih sering tidur, malas minum, buang air kecil semakin jarang, atau disertai diare/muntah terus menerus, batuk disertai tampak sesak, kejang, segera bawa anak ke dokter meskipun saat ini banyak himbauan untuk menjauhi keramaian termasuk RS namun kondisi yang saya sebutkan diatas merupakan kondisi darurat yang membutuhkan pemeriksaan dan pertolongan medis. Semoga membantu..

#1
Staff 24/03/2020
Public

Halo Sobat, terimakasih sudah menggunakan konsultasi online TanyaDok. Saya akan berusaha membantu pertanyaan Sobat. 
Definisi demam bergantung dari lokasi pengukuran suhu yang dilakukan, pengukuran suhu tubuh yang mendekati sebenarnya adalah pengukuran suhu tubuh di dubur, dan dikatakan demam apabila suhu dubur >38 derajat celcius. Pengukuran suhu melalui ketiak (axilar) hanya dapat dilakukan pada anak besar mempunyai daerah aksila cukup lebar, pada anak kecil ketiaknya sempit sehingga terpengaruh suhu luar. Pastikan puncak ujung termometer tepat pada tengah aksila dan pengukuran dilakukan selama 5 menit. Hasil pengukuran aksila akan lebih rendah sekitar 0,5 derajat celcius dibandingkan dengan hasil pengukuran melalui dubur (jadi hasilnya sekitar >37,5 derajat celcius untuk dikatakan demam).
Saat anak mengalami demam, orang tua harus memperhatikan aktivitas anaknya secara umum, apakah masih aktif, makan dan minum dengan baik, dan perhatikan buang air kecil anaknya setiap 3-4 jam. Pada anak sedang tertidur lelap, sebaiknya orangtua tidak membangunkan untuk memberi obat penurun panas.
Penurunan suhu tubuh dapat dibantu dengan penggunaan obat penurun panas (antipiretik). Indikasi  utama pemberian obat penurun panas adalah membuat anak merasa nyaman dan mengurangi kecemasan  orangtua, bukan menurunkan suhu tubuh. Pemberian obat penurun panas diindikasikan untuk anak demam dengan suhu 38 derajat celcius (pengukuran dari lipat ketiak). Dengan menurunkan suhu tubuh maka aktivitas dan kesiagaan anak membaik, dan perbaikan suasana hati (mood) dan nafsu makan juga semakin membaik. Pemberian obat penurun panas harus diberikan berdasarkan berat badan anak dan diperlukan sendok obat yang khusus, yang bisa didapatkan dari apotek saat membeli obat tersebut.
Terapi fisik (nonfarmakologi) yang dpaat dilakukan adalah istirahat baring, kompres hangat, dan banyak minum (berusaha disusui sesering mungkin)
Apabila kondisi anak demam tinggi tidak kunjung turun, menjadi lemas, lebih sering tidur, malas minum, buang air kecil semakin jarang, atau disertai diare/muntah terus menerus, batuk disertai tampak sesak, kejang, segera bawa anak ke dokter meskipun saat ini banyak himbauan untuk menjauhi keramaian termasuk RS namun kondisi yang saya sebutkan diatas merupakan kondisi darurat yang membutuhkan pemeriksaan dan pertolongan medis. Semoga membantu..

#2
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.