Bagaimana agar anak mau makan?sehabis sakit

Akhir-akhir ini anak saya (laki-laki umur 6 th) susah makan. Dalam kondisi biasa ( sehat) memang pilih-pilih untuk makan. Apalagi setelah sakit, beberapa waktu lalu anak saya sakit panas. selama ini kalau sakit, anak saya tidak mau makan. setelah sakit biasanya perlahan mulai mau makan sedikit demi sedikit. Namun untuk saat ini, setelah sakit kemarin anak saya tidak mau makan bahkan makanan yg biasa disukainya pun tidak mau. setiap kali disuruh makan malah menangis, belum mulai makan sudah mual yang akhirnya hanya sedikit sekali yang masuk ke perut. Saya sudah berikan vitamin penambah nafsu makan, tp sepertinya belum cukup membuat anak saya bergairah makan. Jika ditawarkan makanan, lebih memilih untuk dimarahi, disakiti, ditabok, dll & jawaban kata-katanya pun agak aneh, tidak ingin punya perut lah, ingin kembali bayi lah, seperti tidak ada gairah untuk sehat, untuk hidup. saya sangat kawatir klo kondisi ini terus-menerus. mohon bantuannya dok, bagaimana supaya anak saya mau makan seperti dulu lagi?

1 Jawaban Dokter

Staff 13/01/2020
Public

Selamat pagi, terima kasih sudah menggunakan layanan online tanyadok.
Penyebab sulit makan sangat bervariasi antara lain penyakit/kelainan organik yang mendasari, interaksi biologis dan faktor lingkungan terutama keluarga. Penyebab yang paling banyak dijumpai adalah pemberian nutrisi yang kurang tepat mengenai komposisi makanan, tekstur maupun tatacara pemberiannya. 
Tanda-tanda anak susah makan yang biasanya umum terjadi adalah:

  1. Makan berlama-lama, suka memainkan/menumpahkan makanan
  2. Memuntahkan/menyembur-nyemburkan makanan
  3. Menutup mulut rapat, atau menolak suapan dari orang tua
  4. Hanya mau makan jenis tertentu saja atau pilih-pilih makanan
  5. Makan terlalu sedikit atau tidak mau makan sama sekali
  6. Cepat bosan terhadap makanan yang disajikan
  7. Kebiasaan makan makanan yang aneh.

Beberapa hal yang dapat membuat anak susah makan antara lain:

– Orang tua (terutama ibu) kurang paham tentang cara memilih dan memberi makan yang benar pada anak
– Anak suka pilih-pilih makanan
– Anak sering makan jajanan seperti ciki, permen, atau makanan sejenis lain sehingga sudah merasa kenyang dan tidak mau makan besar
– Anak sedang demam, mual atau muntah namun tetap dipaksa untuk makan
– Ibu memberikan makanan pada saat anak sedang tidak lapar
– Anak memiliki penyakit atau gangguan perkembangan terkait makan, yang yang biasanya terdapat pada :

  1. Gigi dan rongga mulut
  2. Saluran pencernaan
  3. Saluran pernafasan
  4. Penyakit lain seperti malaria, penyakit jantung bawaan, penyakit syaraf, kanker/tumor, anemia, diabetes, dan lain sebagainya.

– Anak tidak nafsu makan karena terlalu banyak bermain
– Anak makan dengan dipaksa (contoh: disuapi terlalu keras) sehingga makan menjadi tidak menyenangkan menurut si anak.

Sulit makan berkepanjangan berakibat menurunnya asupan kalori yang dibutuhkan sehingga dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Dampak sulit makan pada awalnya  berpengaruh terhadap berat badan (tetap/dapat turun) kemudian akan memengaruhi tinggi badan serta status gizi.
Apabila anak mengalami kesulitan makan ada beberapa hal yang perlu dilakukan, sesuai dengan feeding rules menurut Bonnin yaitu:
Jadwal

o   Jadwal makanan utama dan makanan selingan (snack) yang teratur
o   Pemberian makan sebaiknya tidak > 30 menit
o   Jangan menawarkan camilan yang lain saat makan kecuali minum

Lingkungan

o   Lingkungan yang menyenangkan (tidak boleh ada paksaan untuk makan)
o   Siapkan serbet untuk alas makan agar tidak berantakan
o   Tidak ada distraksi (mainan, televisi, perangkat permainan elektronik) saat makan
o   Jangan memberikan makanan sebagai hadiah

Prosedur

o   Berikan makanan dalam porsi kecil
o   Berikan makanan utama dulu, baru diakhiri dengan minum
o   Dorong anak untuk makan sendiri
o   Bila anak menunjukkan tanda tidak mau makan (mengatupkan mulut, memalingkan kepala, menangis), tawarkan kembali makanan secara netral, yaitu tanpa membujuk ataupun memaksa
o   Bila setelah 10-15 menit anak tetap tidak mau makan, akhiri proses makan
o   Hanya boleh membersihkan mulut anak jika makan sudah selesai

Oleh karena itu kita harus mengetahui alasan anak tidak mau makan. Jika keluhan semakin berlanjut dan mengakibatkan status gizi yang kurang kami sarankan untuk kontrol ke dokter spesialis anak untuk penanganan lebih lanjut. 
Semoga bermanfaat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.