1 Jawaban Dokter

Staff 22/07/2019
Public

Selamat pagi, terima kasih sudah menggunakan layanan online tanyadok.
Tumbuh kembang adalah proses yang kontinu sejak dari konsepsi sampai dewasa, yang dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan. Sejak lahir hingga usia kurang lebih 2 tahun perkembangan anak berkaitan keadaan fisik dan kesehatannya.  Pada usia 1-2 tahun kecepatan pertumbuhan mulai menurun, dan terdapat kemajuan pada perkembangan motorik dan fungsi ekskresi. Faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak adalah :

  1. Faktor genetik, (jenis kelamin, ras, umur, keluarga, penyakit genetik)
  2. Faktor lingkungan (gizi, infeksi, trauma saat persalinan, sosial ekonomi, hormon, adat istiadat)

Kemampuan bayi untuk duduk dipengaruhi oleh kemampuan motorik kasarnya, yaitu gerakan yang melibatkan otot-otot besar, seperti otot leher, bahu, perut, punggung, dan pinggang. Selain itu, diperlukan juga kemampuan motorik halus, seperti menyentuh dan menggenggam. Pada usia 5 atau 6 bulan, otot punggungnya sudah cukup kuat untuk berusaha duduk, meski masih banyak dibantu oleh lengan. Pada usia ini, bayi belum mampu untuk duduk dengan stabil. Namun seiring perkembangan otot punggung dan keseimbangan tubuhnya, posisi duduk bayi akan semakin stabil. 
Usia bayi bisa duduk memang tidak selalu sama pada semua bayi. Orang tua tidak perlu khawatir berlebihan jika bayinya belum bisa duduk pada usia 4-6 bulan, karena sebagian bayi mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk belajar duduk. Namun jika bayi belum bisa duduk hingga usianya 9 bulan, sebaiknya segera diperiksakan ke dokter spesialis anak bagian tumbuh kembang.
Semoga bermanfaat.

#1
Hanya dokter yang dapat memposting jawaban.